BANTENRAYA.COM – Aksi balap lari yang digelar kalangan anak muda di kawasan Tribun Alun-Alun Pandeglang pada malam hari menuai sorotan warga.
Pasalnya, lokasi yang dijadikan untuk balap lari di kawasan Alun-alun Pandeglang itu merupakan jalur utama kendaraan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan balap lari dilakukan oleh anak muda setiap malam selama bulan puasa Ramadan, dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB.
BACA JUGA: Polres Pandeglang Bersiap Gelar Operasi Ketupat, Sejumlah Titik Jadi Fokus Utama
Biasanya, dalam pelaksanaan balapan itu biasanya akses jalan Tribun Alun-alun Pandeglang ditutup. Penutupan jalan dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Ketua Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) Banten, Johan Saputra menyayangkan, dengan adanya aksi balap lari di Jalan Raya Alun-alun Kabupaten Pandeglang. Sebab, kegiatan tersebut akan mengganggu kenyamanan pengguna jalan hingga warga setempat.
“Ini kan jalan umum, seharusnya jangan dipakai untuk balap lari. Kan di dalam Alun-alun sudah disediakan trek untuk balap lari, kenapa tidak digunakan, malah pakai jalan umum. Ini tidak boleh dibiarkan, pastinya akan menggangu kenyamanan warga,” kata Johan, Senin 2 MAret 2026.
BACA JUGA: Mulai Hari Ini, Pemkot Cilegon Perketat Truk Masuk JLS Jelang Mudik Lebaran
Aksi Balap Lari Ganggu Ketertiban Umum
Dikatakan Johan, aktivitas tersebut dinilai berpotensi berdampak kepada ketertiban umum, membahayakan keselamatan peserta maupun pengguna jalan. Sebab, arena yang digunakan untuk balap lari merupakan jalan umum untuk kendaraan.
“Yang jelas mah lari tapi tidak pada tempatnya. Harusnya kita bisa memberikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan, baik untuk peserta balap lari maupun untuk pengguna jalan,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian dan Satpol PP Pandeglang untuk menertibkan kegiatan balapan di kawasan Alun-alun Pandeglang. Dengan harapan kegiatan balap lari tidak lagi mengganggu kenyamanan warga.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk bersama-sama memberikan imbauan kepada anak muda agar melakukan balap lari di tempat yang telah disediakan dan tidak menggunakan jalan lari sebagai trek,” terangnya.
“Saya hanya mengingatkan, kita boleh balap lari asalkan tidak mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan,” pesannya. ***
















