BANTENRAYA.COM – Mulai hari ini Senin 2 Maret 2026, Pemerintah Kota Cilegon akan mulai perketat truk masuk ke Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon menjelang mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kota Cilegon menjadi salah satu rute yang ramai dipadati pemudik menuju Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Pelindo Ciwandan.
Untuk mengoptimalkan pelayanan mudik di Kota Cilegon, Pemkot Cilegon membuat kebijakan baru menjelang persiapan mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, mulai hari ini Senin 2 Maret 2026 pihaknya akan melakukan penertiban truk masuk JLS Cilegon.
Pada H-7 nanti mobil truk penambangan sudah mulai dilarang melintasi JLS Cilegon, karena menjadi rute arus mudik.
“Hari ini sudah mulai penertiban juga di JLS, nanti H-7 mobil penambangan di stop mobil besar ga bisa lewat,” katanya kepada awak media saat ditemui di Polres Cilegon pada Rapat Koordinasi Persiapan Arus Mudik dan Balik Lebaran Idul Fitri, Senin 2 Maret 2026.
Penertiban masuknya truk ke JLS Cilegon untuk dapat meminimalisir banyaknya debu-debu.
“Ya penertiban ini supaya mengurangi debu juga, jadi para pemudik aman dan nyaman saat melintas di JLS,” tuturnya.
Terpantau di lapangan, JLS Cilegon sedang dalam proses perbaikan sepanjang 2,1 kilometer yang dibantu oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk persiapan arus mudik Lebaran Idul Fitri.
“Totalnya panjang perbaikan JLS 2,1 kilometer, ada drainase juga, ada penambalan juga untuk ruas jalan yang belum terjamah oleh BPJN,” ujarnya.
Pemkot Cilegon pastikan JLS Cilegon dapat H-10 sudah selesai perbaikan, dan dapat dilalui oleh para pemudik.
Selain itu, pihaknya juga mengoptimalkan 45 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang JLS Cilegon.
“PJU sedang disiapkan juga, termasuk posko mudik juga H-7 semuanya sudah siap,” pungkasnya.**




















