BANTENRAYA.COM – Perbaikan jalan akses mudik lebaran 2026 hanya tambal sulam.
Perbaikan tersebut dilakukan di Jalan Rayan Merak – Cilegon dan Jalan Raya Anyer – Cilegon.
Dimana, Jalan Raya Merak Cilegon merupakan askes mudik pengendara menuju Pelabuhan Merak dan Pelabuhan BBJ Bojoinegara.
Sementara Jalan Raya Anyer Cilegon merupakan akses menuju Pelabuhan Ciwandan dan KBS.
Pantauan Banten Raya, kedua akses tersebut sudah dilakukan perbaikan. Dimana, Sebagian jalan sudah ditambal dengan mekanisme tambal sulam lewat pengaspalan saja.
Pengaspalan juga sudah dilakukan disejumlah titik yang berlubang, Kendari kualitas pengaspalan sendiri masih asal-asalan.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Wilan Oktavian menjelaskan, pihaknya terus bekerja dan sudah melakukan survei terhadap jalan rusak dan berlubang baik yang tol dan non tol yang menuju Pelabuhan Merak dan juga Trans Sumatera.
BACA JUGA : Perbaikan JLS Cilegon Ditarget H-10 Mudik Lebaran, Progres Diklaim Jalan 60 Persen
“Kami turut mendukung kesuksesan mudik lebaran 2026. Dimana, kami akan menagetkan perbaikan jalan selesai pada H-10 musim mudik lebaran,” katanya, Jumat 27 Februari 2026.
Wilan menyatakan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder untuk memastikan semuanya bisa berjalan lancer dna mudik lebaran ini dengan kondisi jalan yang mulus maka kecelakaan bisa dihindarkan.
“Kami juga berharap kecelakaan pada musim mudik lebaran akan bisa ditekan dengan kondisi jalan yang layak,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna menyatakan, untuk jalan nasional baik Jalan Raya Anyer – Cilegon dan Jalan Raya Merak – Cilegon bukan menjadi kewenangan pihaknya melakukan perbaikan, sehingga dengan kondisi tidak layak kualitasnya karena masih bergelombang dan menggunduk bukan menjadi kewenangannya.
BACA JUGA : Jalan Berlubang di Kabupaten Serang Ancam Keselamatan Pemudik
“Untuk jalan nasional Ciwandan dan Merak itu jalan nasional. Tidak ada yang dihitung PU dan itu dikoordinasikan pusat, itu yang menjalankan pusat semua. Bukan kewenangan PU itu jalan nasional” katanya saat dikonfirmasi kualitas penambalan jalan nasional. (***)


















