BANTENRAYA.COM – Gubernur Banten Andra Soni didampingi Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyerahkan bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) milik Warga Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka bernama Kosim, Senin 2 Maret 2026.
Rumah Kosim awalnya terbuat dari bambu yang sudah reyot sehingga dibangun oleh Pemerintah Provinsi Banten dengan total bantuan Rp75 juta.
Andra mengatakan rumah tersebut awalnya sangat memprihatinkan karena terbuat dari bambu dan sudah reyot sehingga membahayakan bagi penghuni.
BACA JUGA: Balap Lari di Alun-alun Pandeglang Dikeluhkan Pengguna Jalan, Padahal Sudah Disediakan Treknya
“Bapak Kosim ini tinggal berdua dengan istrinya. Sebelumnya ini seperti rumah dari bambu yang sudah reyot, jadi kalau hujan kehujanan, kalau panas kepanasan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemprov Banten membangunkan rumah baru dengan ukuran 6×6 meter dengan jumlah satu ruang keluarga, dua ruang tidur dan satu kamar mandi.
“Alhamdulillah kita lakukan bedah rumah dengan membangunkan rumah baru. Semoga bangunan ini bermanfaat bagi Pak Kosim dan keluarganya,” katanya.
BACA JUGA: Wafatnya Try Sutrisno, Mensesneg Instruksikan Kibarkan Bendera Setengah Tiang 2–4 Maret 2026
Kepala Dinas Perkim Provinsi Banten Muchamad Rachmat Rogianto mengatakan, pembangunan RTLH tersebut menelan anggaran kurang lebih Rp75 juta.
“Per rumah itu Rp75 juta untuk materialnya. Kemudian untuk jumlah kebutuhannya kita belum hitung dan harus survei dulu,” ungkapnya.
Sementara, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengaku bersyukur karena warganya telah diberikan bantuan pembangunan RTLH oleh Pemprov Banten.
“Saya ucapkan terima kasih karena bantuan ini membantu pemenuhan kualitas hidup salah satu warga kami yaitu di desa Kamasan, Kecamatan Cinangka,” ujarnya.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, jumlah RTLH di Kabupaten Serang yang bakal dibangun oleh Pemprov Banten sebanyak 48 unit.
“Alhamdulillah 2026 ini dikasih bantuan sebanyak 48 unit oleh Pemprov. Termasuk di Desa Kamasan ini yang membangun Pemprov dan kita hanya terima kunci,” katanya. ***
















