BANTENRAYA.COM – Tensi politik menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepal Desa (Pilkades) serentak pada 31 Oktober 2021 mendatang tensi politik di beberapa desa mulai menghangat.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya konflik sosial dan tindakan yang melanggar hukum lainnya, pihak kepolisian sudan melakukan antisipasi dan melakukan pemetaan desa-desa yang dinilai rawan konflik sosial.
Selain itu, berbagai pihak termasuk Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum menyerukan kepada seluruh element masyarakat terutama para Calon Kepala Desa (Cakades) dan tim sukses (timses) untuk menjaga kondusifitas selama pilkades berlangsung.
Baca Juga: Penyakit Sirosis Hati Cukup Diobati dengan Ramuan Ini Kata dr Zaidul Akbar
Bahrul Ulum mengatakan, kontestasi pada pilkades serentak merupakan sarana berdemokrasi sehingga nilai-nilai persaudaraan harus tetap dijaga. “Nilai-nilai persaudaraan dalam prose pilkades harus dijadikan yang utama,” ujar Ulum, Selasa 19 Oktober 2021.
Politikus Golkar itu mengajak kepada seluruh para calon kepala desa dan juga para timses untuk saling menjaga kondusfitas di amsing-masing desanya agar pilkades berjalan denegan lancar.
“Semua pihak harus saling menjaga keamanan dana ketertiban dengan berpegang teguh pada aturan yang ada. Jangan sampai pilkades dicederai oleh tindakan yang melanggar hukum,” imbaunya.
Baca Juga: Jadwal Liga Champions Nanti Malam, Ada Athletico Madrid vs Liverpool dan Ajax vs Borussia Dortmund
Ia juga berharp panitia pengawas dan pihak kepolisian untuk meningkatkan pengawasannya menjelang pelaksanaan pilkades serentak yang hanya tinggal 12 hari lagi.
“Pengamanan dan pengawasan harus mulai diperketat agar potensi-potensi yang mengarah pada tindakan yang melanggar aturan bisa diantisipasi,” katanya.***


















