Rabu, 14 Januari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Rabu, 14 Januari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

UNTIRTA Tingkatkan Kapasitas Sains dan Teknologi Nelayan Tanjungjaya Lewat Pelatihan Teknologi Pemantauan Laut Berbasis Ko-Kreasi

Siti Runefi Janah Oleh: Siti Runefi Janah
22 November 2025 | 12:18
untirta

Tim dosen UNTIRTA memberikan pelatihan penggunaan weather station dan alat uji kualitas air kepada komunitas nelayan di Tanjungjaya, Panimbang, Pandeglang.

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Tim dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) melaksanakan pelatihan dan bimbingan teknis pemanfaatan teknologi pemantauan lingkungan pesisir bagi komunitas nelayan.

Kegiatan berlangsung di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang yang dimulai pada Kamis, 20 November 2025 hingga Desember mendatang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang mengusung tema Integrasi Pengetahuan Sains dan Kearifan Lokal untuk Konservasi Ekosistem Pesisir.

BACA JUGA: JISPA Sediakan Beasiswa Kuliah Gratis di Jepang, Tinggal Kuliah Nggak Perlu Mikir Apa-apa

Program tersebut mendapatkan dukungan pendanaan dari Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sehingga pelaksanaannya dapat menjangkau kelompok nelayan secara lebih komprehensif dan berkesinambungan.

Pelatihan ini menghadirkan lebih dari lima puluh peserta yang terdiri dari nelayan dan warga pesisir setempat.

Antusiasme peserta tampak sejak awal kegiatan, khususnya karena pelatihan ini memperkenalkan perangkat teknologi yang secara langsung menjawab tantangan yang mereka hadapi dalam aktivitas melaut sehari-hari.

BACAJUGA:

unpam

Kolaborasi Unpam Serang dan CV Dua Sekawan Motor, Dukung Program Kampus Merdeka

13 Januari 2026 | 20:39
madrasah

Wagub Nilai Guru Madrasah Tingkatkan SDM di Banten

13 Januari 2026 | 11:09
dindikbud banten

Dindikbud Provinsi Banten Bikin Data Pembelajaran Digital

13 Januari 2026 | 10:31
beasiswa

Beasiswa S1 NUS Singapura, Jalan Prestisius Siswa Indonesia ke Kampus Top Asia

12 Januari 2026 | 09:47

Teknologi yang diperkenalkan meliputi weather station, Refraktometer, alat uji salinitas dan pH, serta instrumen sederhana untuk pencatatan curah hujan seperti ombrometer.

Para nelayan Desa Tanjungjaya mengikuti pelatihan pemanfaatan teknologi pemantauan lingkungan pesisir yang digelar tim dosen UNTIRTA, Kamis 20 November 2025
Para nelayan Desa Tanjungjaya mengikuti pelatihan pemanfaatan teknologi pemantauan lingkungan pesisir yang digelar tim dosen UNTIRTA, Kamis 20 November 2025

Semua alat ini dipilih bukan hanya karena tingkat akurasinya dalam menyediakan informasi ilmiah, tetapi juga karena dapat dioperasikan secara mandiri oleh warga setelah pelatihan selesai.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Dosen UNTIRTA, Mahpudin, menjelaskan bahwa dinamika perubahan iklim dalam beberapa tahun terakhir telah membuat pola cuaca semakin tidak dapat diprediksi.

Masyarakat nelayan yang selama ini bergantung pada pengetahuan tradisional seperti arah angin, warna awan, dan tanda-tanda di permukaan laut kini menghadapi tantangan lebih besar akibat semakin seringnya terjadi anomali cuaca.

Karena itu, kemampuan membaca data ilmiah menjadi kebutuhan mendesak yang harus disesuaikan dengan konteks lokal.

Menurut Mahpudin, pendekatan ko-kreasi yang digunakan dalam program ini memastikan bahwa sains modern tidak menggantikan kearifan lokal, melainkan memperkaya cara pandang dan strategi adaptasi masyarakat pesisir.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama program adalah menumbuhkan kebiasaan citizen science di kalangan nelayan, yaitu kebiasaan warga untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memanfaatkan data ilmiah secara mandiri.

“Masyarakat nelayan memiliki tradisi panjang dalam membaca tanda-tanda alam. Namun perubahan cuaca yang semakin ekstrem membuat indikator tradisional tersebut sering tidak stabil. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa nelayan memiliki kapasitas untuk memadukan kearifan lokal dengan informasi ilmiah yang bersumber dari instrumen modern,” ujar Mahpudin.

Mahpudin juga menekankan bahwa weather station menjadi instrumen penting dalam pelatihan karena alat ini mampu mencatat berbagai variabel cuaca seperti kecepatan angin, arah angin, suhu udara, kelembapan, dan curah hujan secara real-time.

Informasi tersebut dapat membantu nelayan menentukan waktu melaut yang aman dan merencanakan kegiatan penangkapan ikan dengan risiko yang lebih rendah.

Sementara itu, Refraktometer memungkinkan nelayan memetakan keberadaan ikan serta struktur dasar laut, sehingga meningkatkan efisiensi penangkapan sambil tetap menjaga keselamatan di laut.

Alat uji salinitas dan pH digunakan untuk membaca kondisi kesehatan perairan, terutama menjelang peralihan musim ketika kualitas air berubah dan berdampak pada keberadaan ikan.

Ketua Kelompok Nelayan Wahana Anak Pantai, Arif, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi pengalaman baru yang sangat bermanfaat bagi nelayan Tanjungjaya.

Selama ini, sebagian besar keputusan melaut ditentukan berdasarkan pengalaman turun-temurun.

Namun perubahan cuaca yang semakin ekstrem sering membuat tanda-tanda alam tidak lagi seakurat dulu.

Dengan adanya teknologi seperti weather station dan Refraktometer, nelayan dapat memperoleh informasi tambahan yang lebih terukur.

Arif menyatakan bahwa kemampuan memantau kondisi laut melalui data ilmiah memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka saat harus melaut pada musim-musim yang tidak stabil.

“Selama ini kami mengandalkan pengalaman, arah angin, warna awan, atau gerakan ombak. Dengan alat seperti weather station dan Refraktometer, kami bisa melihat data yang lebih jelas. Ini sangat besar manfaatnya, terutama untuk keselamatan kami saat melaut,” jelas Arif.

Pelaksanaan pelatihan berlangsung dalam bentuk praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga langsung memegang dan mengoperasikan alat yang diperkenalkan.

Para nelayan diajak membaca hasil pengukuran cuaca, mempraktikkan penggunaan Refraktometer melalui simulasi, serta menguji sampel air laut menggunakan alat salinitas dan pH. Selain itu, para peserta juga mempelajari cara membuat ombrometer dari botol bekas dan cara mencatat hasil pengukuran harian melalui logbook komunitas.

Pendekatan praktis ini dirancang agar teknologi yang diperkenalkan tidak menimbulkan kesan rumit atau terlalu teknis, melainkan mudah digunakan dalam rutinitas nelayan.

Kegiatan ini tidak berhenti pada tahap pelatihan awal. Dalam beberapa bulan setelah kegiatan, tim dosen UNTIRTA akan melakukan pendampingan berkala melalui mekanisme monitoring, evaluasi, dan pertemuan rutin untuk analisis data bersama warga.

Nelayan Tanjungjaya akan didorong untuk melakukan pencatatan harian cuaca dan kondisi air laut, kemudian membandingkan data tersebut dengan indikator kearifan lokal yang selama ini mereka gunakan.

Data yang terkumpul akan dipublikasikan melalui papan informasi cuaca desa sehingga dapat diakses oleh seluruh warga.

Dengan demikian, proses produksi pengetahuan ilmiah di tingkat komunitas tidak hanya memperkaya pemahaman individu, tetapi juga memperkuat pengambilan keputusan kolektif dalam komunitas pesisir.

Program ini diharapkan menjadi model penting dalam penguatan literasi saintek di masyarakat pesisir Banten.

Melalui perpaduan antara sains modern dan kearifan lokal yang diintegrasikan secara partisipatif, nelayan Tanjungjaya kini mulai memasuki ekosistem pembelajaran baru yang lebih adaptif terhadap tantangan perubahan iklim.

Pendekatan ko-kreasi yang diterapkan tim UNTIRTA sekaligus menunjukkan komitmen lembaga pendidikan tinggi dalam mendukung ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan kapasitas berbasis pengetahuan.***

Editor: Dede Yusup
Tags: Pelatihan nelayanPerubahan Iklimteknologi pemantauan pesisirUNTIRTAweather station
Previous Post

JISPA Sediakan Beasiswa Kuliah Gratis di Jepang, Tinggal Kuliah Nggak Perlu Mikir Apa-apa

Next Post

Inara Rusli Dituding Jadi Pelakor, Mantan Istri Virgoun Batasi Kolom Komentar Instagram

Related Posts

unpam
Pendidikan

Kolaborasi Unpam Serang dan CV Dua Sekawan Motor, Dukung Program Kampus Merdeka

13 Januari 2026 | 20:39
madrasah
Pendidikan

Wagub Nilai Guru Madrasah Tingkatkan SDM di Banten

13 Januari 2026 | 11:09
dindikbud banten
Pendidikan

Dindikbud Provinsi Banten Bikin Data Pembelajaran Digital

13 Januari 2026 | 10:31
beasiswa
Pendidikan

Beasiswa S1 NUS Singapura, Jalan Prestisius Siswa Indonesia ke Kampus Top Asia

12 Januari 2026 | 09:47
beasiswa
Pendidikan

Mau Studi S2 di Denmark? Daftar Beasiswa Roskilde University Sekarang

12 Januari 2026 | 09:08
KKM
Pendidikan

9 Desa dengan Potensi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dipilih Jadi Lokasi KKM STISIP Banten Raya

12 Januari 2026 | 05:00
Load More

Popular

  • manajemen talenta

    Manajemen Talenta Bikin ASN Pemkot Cilegon Galau, Koneksi Politik Tak Lagi Diandalkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4 Tempat Makan di Cilegon dengan Menu Nusantara dan View Alam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TAMAT! Surely Tomorrow Episode 12 Sub Indo: Ending Drakor Park Seo Jun dan Won Ji An

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Drama Korea Taxi Driver Lanjut Season 4? Begini Tanggapan Pyo Ye Jin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selama 2025 Program Jumat Jajan Cilegon Kumpulkan Omzet Rp 429 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Serang Terapkan Manajemen Talenta Mulai Pertengahan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cek Spesifikasi Oppo Reno 15 Pro Vs Oppo Reno 15 Pro Max, Mana yang Paling Worth it

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dindikbud Banten Sosialisasi Bangunan Bersejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Sukawaris-Tanjungan Pandeglang Selesai Dibangun, Warga Bareng Bupati Dewi Babacakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lantik 5 Pejabat Eselon II Pakai Manajemen Talenta, Walikota Serang Budi Rustandi Evaluasi Bisa 3 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25
SMAN 1 Cimarga

Para Siswa SMAN 1 Cimarga Kena Mental Terus Dipojokan Warganet, Pemkab Lebak Kirim Psikolog

16 Oktober 2025 | 19:45

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Kadung Baya

Pemilihan Ketua RW 04 Linkungan Kedung Baya Cilegon Dibuat Miniatur Pemilu, Siapkan TPS hingga Surat Suara

13 Januari 2026 | 21:30
PMI Kota Cilegon

PMI Kota Cilegon dan Krakatau Posco Butuh Waktu 3 Hari Terobos Jalur Kirimkan Water Treatment ke Sumatera Barat

13 Januari 2026 | 21:15
cadangan pangan Kabupaten Serang

Duh! Cadangan Pangan untuk Penanganan Bencana di Kabupaten Serang Mulai Menipis

13 Januari 2026 | 21:00
Lima Tahun Menunggu, Korban Longsor Lebakgedong Desak Pemprov Banten Segera Dibangun Huntap

4 Tahun Menanti, Pembangunan Huntap di Lebak Selatan Masih Belum Pasti

13 Januari 2026 | 20:45

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J Cilegon drakor drama Korea Film gratis Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2025 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2025 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda