BANTENRAYA.COM – Madrasah Tsanawiyah Negeri atau MTsN 3 Kota Cilegon memilih waktu yang berbeda untuk memperingati Hari Guru Nasional atau HGN, yang sedianya dirayakan pada 25 November 2025, baru dirayakan Rabu, 3 Desember 2025.
Hal tersebut, bukan tanpa alasan. HGN tahun ini bertepatan dengan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester atau ASAS ganjil sehingga dikhawatirkan mengganggu ketenangan dan konsentrasi para siswa jika dilaksanakan tepat pada momennya.
Kepala MTsN 3 Cilegon Nikmat Imanuddin mengatakan, dirinya merasa terharu, usai melaksanakan ASAS Ganjil para peserta didik memberikan kejutan untuk guru.
“Kami berharap hari guru menjadi momen spesial buat para guru, momen untuk mengapresiasi kerja keras mereka yang sudah berdedikasi mencerdaskan anak bangsa. Semoga Hari Guru ini menjadi penyemangat buat para guru untuk terus berkarya,dan cinta kepada para peserta didiknya,” katanya.
Menurutnya, hari guru memiliki arti penting sebagai penghargaan atas jasa dan pengabdian guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Guru memainkan peran vital dalam membentuk generasi penerus bangsa, dan hari itu menjadi momen untuk menghargai kontribusi mereka,” ucapnya.
Dalam memperingati hari guru, para siswa sangat antusias dan gembira. Mereka mengapresiasi dan memberikan kasih sayang kepada guru-guru yang telah membimbing mereka.
“Mereka biasanya mempersiapkan hadiah, puisi, atau pertunjukan spesial untuk guru-guru mereka,” kata Nikmat.
Salah satu siswa MTsN 3 Cilegon menyatakan jika selama ini hanya bisa melihat kebaikan para guru dari jauh.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih atas segala pengorbanan dan dedikasi Bapak dan Ibu Guru dalam mendidik kami. Selamat Hari Guru sekali lagi terima kasih kepada guru-guru kami,” katanya penuh haru.***



















