BANTENRAYA.COM – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untita), memberikan pelatihan cara mendaur ulang limbah plastik secara teknologi menggunakan mesin injection molding.
Kegiatan pengabdian yang mengangkat tema Transformasi Limbah Plastik: Pelatihan Kreatif Mengolah Sampah Menjadi Produk Bernilai dengan Mesin Injection Molding Bagi Karang Taruna Link.
Medaksa Sebrang Pulomerak, dilaksanakan oleh Jurusan Teknik Mesin Untirta yang berlangsung pada bulan Agustus dan September 2025.
Kegiatan pengabdian ini, merupakan pelaksanaan dari proposal pengabdian masyarakat yang diajukan oleh dosen-dosen Untirta yang lolos hibah Diktisaintek skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) tahun 2025.
Kegiatan Pengabdian diketuai oleh Shofiatul Ula dari Jurusan Teknik Mesin dengan anggota Hendra dari Jurusan Teknik Mesin dan Siti Asyiah dari Jurusan Teknik Sipil.
Pada kegiatan ini dilibatkan pula Ketua RW004 Cecep Sanawiri, Ketua Karang Taruna Dedy dan beberapa mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Untirta.
Kegiatan PKM Untrita
Kegiatan pengabdian diawali dengan presentasi pengenalan jenis-jenis plastik beserta pemanfaatannya. Pada tahap ini peserta dapat memahami jenis plastik, simbol (recycling code), ciri fisik dan pemanfaatannya, misalnya plastik PP (Polypropylene) dengan kode lima memiliki ciri fisik keras tapi fleksibel, warna putih kekuningan biasanya digunakan untuk tempat bekal makanan.
Pengetahuan klasifikasi kode jenis bahan plastik dapat memberikan informasi proses daur ulang yang lebih efisien dan aman.
Peserta kemudian dikenalkan bagian-bagian dan prinsip kerja mesin pencacah plastik. Pada tahap ini peserta dapat mengoperasikan mesin pencacah plastik yang mengubah benda berbahan plastik yang lebih besar menjadi butiran yang lebih kecil.
Dengan adanya mesin pencacah plastik, peserta dapat meminimalkan volume ruang penyimpanan limbah plastik, sekaligus menaikkan nilai jual limbah plastik saat dijual kepada pengepul, sehingga memberikan keuntungan yang lebih besar.
Baca Juga: Liburun Kota Cilegon 2025, Event Lomba Lari 5K dan10K Berhadiah Jutaan Rupiah
Tahap selanjutnya yaitu pengenalan dan praktik pembuatan produk menggunakan mesin injection molding.
Butiran plastik yang sudah dibuat peserta pada tahap kegiatan sebelumnya kemudian di proses menggunakan mesin injection molding dengan cetakan berbentuk gantungan kunci lumba-lumba dan kapal.
Quality control diperlukan untuk menjaga kualitas dari produk yang diproduksi dengan injection molding, materi ini disampaikan pada akhir mkegiatan pengabdian. ***



















