BANTENRAYA.COM – Tim Pendampingan Sosial Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (TIM PS Untirta) kembali melakukan pendampingan kepada masyarakat terdampak tsunami, di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.
Tim PS Untirta melaksanakan pendampingan di Majelis Taklim Darul Mutakhin dengan menghadirkan kelompok masyarakat dari beberapa majelis taklim yang beranggotakan ibu-ibu dan anak-anak.
Tema pengajian dan ceramah yang dilaksanakan Tim PS Untirta yaitu parenting dan keluarga siaga bencana.
Baca Juga: Ayo Buruan! BPUM Rp1,2 Juta di Kota Semarang Juga Dibuka, Ini Syarat dan Link untuk Daftarnya
Fasilitator Tim PS Untirta Ade Sri Mariawati dalam materinya mengatakan, ibu-ibu di Desa Sumber Jaya bisa merawat dan membesarkan anaknya lebih maju dan memiliki pendidikan yang tinggi.
“Sehingga mampu berkiprah lebih luas untuk kepentingan keluarga dan masyarakat,” katanya, kemarin.
Ia menambahkan, bahwa seluruh anggota keluarga harus diberikan pengetahuan terkait siaga bencana, sehingga mereka mengetahui langkah pencegahan jika bencana tersebut terjadi maka seluruh anggota keluarga sudah tahu apa yang harus dilakukan.
Baca Juga: Gubernur Banten Sedang Cari Sekda Baru, Ini Kriteria yang Diinginkan
Di lokasi yang sama, Ketua Majelis Taklim Darul Mutakhin Ustaz Hamdan yang memberikan materi tentang keluarga dan siaga bencana menyampaikan, bahwa pentingnya menanamkan nilai ketauhidan bagi keluarga agar terhindar dari bencana.
“Hal pertama yang dilakukan agar kita terhindar dari bencana yaitu tauhid atau beriman,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh anggota keluarga harus saling mengingatkan dalam kebaikan di jalan Allah.
“Saat ini hampir semua yang ada di dunia memiliki ketergantungan terhadap gadget, itu harus dapat dikurangi. Sehingga interaksi antar manusia baik habluminallah dan habluminannas dapat berjalan normal kembali,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat Desa Sumber Jaya khususnya dapat mengaplikasikan nilai-nilai keimanan dan kebaikan dalam menjalankan segala aktifitas, agar mendapat ridho dari Allah SWT. (satibi)



















