Sabtu, 14 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Sabtu, 14 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Temuan Ombudsman Banten, 8.000 Aduan SPMB Dicueki: Banyak Masyarakat Stres!

Akhmad Raffi Oleh: Akhmad Raffi
20 Juni 2025 | 05:00
Kepala Perwakilan Ombudsman Banten Fadli Apriadi

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten Fadli Afriadi. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM — Ombudsman RI Perwakilan Banten menemukan lebih dari 8.000 pengaduan masyarakat terkait proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum ditanggapi Dindikbud Provinsi Banten.

Temuan terkait SMPB 2025 jenjang SMA-SMK itu disampaikan usai kunjungan langsung Ombudsman ke kantor Dindikbud di Serang, Kamis 19 Juni 2025.

Kepala Ombudsman Banten Fadli Afriyadi menyayangkan lambatnya respons Dindikbud terhadap berbagai keluhan masyarakat yang kebingungan dengan teknis pendaftaran.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Sempat Mendapat Perawatan, Lansia yang DIcangkul ODGJ di Kabupaten Serang Akhirnya Meninggal Dunia

Ia menyebut, dari ribuan aduan yang tercatat di dasbor pengaduan Dindikbud, hanya sebagian kecil yang sudah direspons.

“Di dasbor itu ada 8.000-an pengaduan. Tapi yang sudah dijawab belum sampai 500. Paling hanya satu, dua, tiga persen saja,” ujar Fadli kepada wartawan usai pertemuan.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat, terutama karena waktu pelaksanaan SPMB sangat terbatas.

Baca Juga: Judulnya Sih SPMB Daftar Online, tapi Masih Banyak Orang Tua di Cilegon yang Datang ke Sekolah

Banyak warga, kata Fadli, yang mengalami stres karena bingung dengan sistem dan khawatir tidak bisa segera mendaftarkan anaknya ke sekolah tujuan.

“Ini waktunya sempit. Banyak masyarakat stres karena bingung soal alur, soal teknis, sementara waktu mereka juga terbatas untuk daftar, pindah, atau cabut berkas,” tambahnya.

Untuk itu, Ombudsman meminta Dindikbud segera menambah kapasitas layanan serta mempercepat penanganan aduan.

Baca Juga: LENGKAP! Jadwal Pertandingan Piala Presiden 2025, Dari Babak Penyisihan Grup Hingga Partai Final

Selain itu, Fadli juga mendesak agar sistem SPMB kembali dilakukan secara terbuka, seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kita minta PPDB ini dikembalikan secara terbuka. Justru ketika sistem ditutup seperti sekarang, masyarakat makin banyak bertanya-tanya. Padahal evaluasi kami selama ini, keterbukaan tidak pernah menjadi masalah,” ucap Fadli.

BACAJUGA:

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi

Fraksi-fraksi DPRD Banten Kompak Usulkan Tukin ASN Pemprov Dipangkas 50 Persen

8 September 2025 | 08:00
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi memberi keterangan terkait data soal PHK di Banten

Enggan Terbuka Soal Data PHK, Banyak Pemda di Banten Ketakutan

8 September 2025 | 07:00
BPK periksa Bank Banten

BPK Bedah Potensi PAD Pemprov, Bank Banten Masuk Radar Audit

8 September 2025 | 06:00
logo

Desainer Grafis Ini Sebut Logo Provinsi Banten Kurang Bagus, Hasilnya Editannya Bikin Geleng Kepala

7 September 2025 | 16:43

Menurutnya, keterbukaan adalah prinsip dasar dalam pelayanan publik, apalagi dalam proses seleksi yang sangat sensitif seperti penerimaan siswa baru.

Baca Juga: Matchday! Jadwal dan Prediksi Line Up Inter Miami vs FC Porto Besok Dini Hari

“Transparansi itu penting untuk menjaga kepercayaan publik. Kalau terbuka, masyarakat bisa lihat pergerakan secara langsung, dan itu lebih sehat. Maka kita dorong agar dikembalikan seperti prosedur sebelumnya,” tegasnya.

Sementara itu, ditemui terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, Lukman, memberikan penjelasan berbeda.

Ia menyebut sistem tertutup justru diberlakukan untuk menghindari kegaduhan di masyarakat akibat pergeseran posisi dalam seleksi berbasis jarak.

Baca Juga: Jemaah Haji Pandeglang Kloter 17 Pulang, Satu Jemaah Lebak Ikut Tanazul

“Itu agar masyarakat tidak gaduh. Karena saat terbuka, ada yang melihat anaknya di peringkat 85, tapi karena ada yang jaraknya lebih dekat, dia tergeser, dan akhirnya banyak yang protes dan mempertanyakan,” ujar Lukman.

“Maka itu memang sengaja kita buat jadi tertutup dan hanya bisa dilihat oleh yang bersangkutan (calon siswa,-red),” imbuhnya.

Ia menyatakan, pihaknya akan tetap berupaya menjaga kualitas pelayanan dan berkomitmen untuk menindaklanjuti semua laporan masyarakat secara bertahap.

“Kalau ada keluhan atau pertanyaan bisa disampaikan melalui daring atau datang langsung ke kantor Dindik, nanti kita akan bantu,” pungkasnya. ***

Editor: Administrator
Tags: BantenombudsmanSMPB
Previous Post

Kinerja On The Track, Serapan Belanja Pemprov Banten di Atas Nasional

Next Post

SAH! ASN Kini Bisa Kerja di Mana Saja dan Fleksibel, Tak Harus Standby di Kantor

Related Posts

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi
Daerah

Fraksi-fraksi DPRD Banten Kompak Usulkan Tukin ASN Pemprov Dipangkas 50 Persen

8 September 2025 | 08:00
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi memberi keterangan terkait data soal PHK di Banten
Daerah

Enggan Terbuka Soal Data PHK, Banyak Pemda di Banten Ketakutan

8 September 2025 | 07:00
BPK periksa Bank Banten
Daerah

BPK Bedah Potensi PAD Pemprov, Bank Banten Masuk Radar Audit

8 September 2025 | 06:00
logo
Pemprov Banten

Desainer Grafis Ini Sebut Logo Provinsi Banten Kurang Bagus, Hasilnya Editannya Bikin Geleng Kepala

7 September 2025 | 16:43
Dewan Banten Soroti Banjir di Kota Serang dan Apresiasi Aksi Gerak Cepat Walikota Budi Rustandi
Pemprov Banten

DPRD Minta Jalan Palima–Pakupatan Dituntaskan, DPUPR Banten Pastikan Terus Berprogres

26 Agustus 2025 | 17:37
Banser Tampil dengan Peran Berbeda, Hadirkan Spirit Kebersihan di Momen Pelantikan PWNU Banten
Pemprov Banten

Banser Tampil dengan Peran Berbeda, Hadirkan Spirit Kebersihan di Momen Pelantikan PWNU Banten

25 Agustus 2025 | 22:53
Load More

Popular

  • OPD

    Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Pendakwah Inisial SAM Dilaporkan Atas Dugaan Kasus Pelecehan, Netizen Seret Nama Syaikh Ahmad Al Misry

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dikaitkan Kasus Pelecehan Pendakwah Inisial SAM, Ustad Solmed Buka Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Cilegon Dukung Langkah Tegas Penutupan Akses Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gelontorkan Rp 45 Miliar untuk THR PNS, PPPK Penuh Waktu Hingga PPPK Paruh Waktu 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Festival Singa Jawara dapat Apresiasi dari IPSI Provinsi Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP Bersama Ulama Kota Serang Razia Miras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ramadan Pride II 2026 GP Ansor Banten

Ramadan Pride II 2026 GP Ansor Banten, Konsolidasi Organisasi di Bulan Puasa

14 Maret 2026 | 11:00
Ribuan Bobotoh rayakan HUT Persib Bandung ke-93. (Instagram@bandungfootball)

Rayakan HUT Persib Bandung ke-93, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Jembatan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja

14 Maret 2026 | 10:15
Posko Mudik 2026 GP Ansor Banten

Posko Mudik 2026 GP Ansor Banten: Pelayanan Kepada Masyarakat Jelang Hari Raya Idul Fitri

14 Maret 2026 | 09:30
CCTV arus mudik Lebaran 2026

20 Link CCTV Pantau Arus Mudik Lebaran 2026, Pulang ke Kampung Halaman Tanpa Kejebak Macet

14 Maret 2026 | 09:03

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda