BANTENRAYA.COM – Ribuan Bobotoh atau yang bisa disebut sebagai fans berat dari klub Persib Bandung yang datang dari berbagai komunitas ikut merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-93 Maung Bandung.
Diketahui, Persib Bandung adalah sebuah klub bola profesional yang bermain dalam Liga 1 atau Super League yang lahir pada tanggal 5 Januari 1919 sebagai BIVB kemudian resmi berdiri menjadi klub kebanggaan Kota Bandung pada 14 Maret 1933.
Perayaan HUT Persib Bandung ke-93 ini dilaksanakan tepat pada, Sabtu 14 Maret 2026 di Jembatan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, Kota Bandung, Jawa Barat atau yang sebelumnya disebut Jalan Layang Pasupati.
BACA JUGA: Posko Mudik 2026 GP Ansor Banten: Pelayanan Kepada Masyarakat Jelang Hari Raya Idul Fitri
Adapun perayaan HUT Persib Bandung ke-93 oleh ribuan Bobotoh di Jembatan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, perayaan ini dilaksanakan tepat pada malam pergantian hari, mulai Jumat, 13 Maret 2026 hingga Sabtu, 14 Maret 2026.
Saat perayaan HUT Maung Bandung ke-93 tiba, atmosfer membara di lokasi perayaan tampak terasa lebih nyata dengan hadirnya ribuan Bobotoh yang tumpah ruah di jalan.
Kepolisian Dilibatkan dalam Menjaga Ketertiban di Beberapa Lokasi
Mulai malam hari, tepatnya pada pukul 23.35 WIB berbagai kendaraan yang dikendarai oleh Bobotoh mulai terparkir dan menyebar di beberapa lokasi dekat area perayaan.
Semakin mendekati malam pergantian hari Jumat (13/03) – Sabtu (14/03), ribuan Bobotoh semakin memadati lokasi perayaan hingga mempengaruhi lalu lintas.
Tidak hanya itu, terlihat juga puluhan hingga ratusan personil kepolisian turut dilibatkan dalam menjaga ketertiban perayaan HUT Persib Bandung ke-93.
Kepolisian yang hadir langsung di lokasi tersebut juga tampak sudah mulai berada di sekitar lokasi (perayaan HUT ke-93) pada pukul 23.00 dan mulai menempatkan diri di berbagai persimpangan jalan.
Nyalakan Flare di Momen Pergantian Hari
Pada pukul 23.45 WIB, Bobotoh dari berbagai sudut mulai memadati Jalan Layang Pasoepati, Kota Bandung.
Tisak sedikit dari Bobotoh mulai memarkirkan kendaraannya di area perayaan. Sambil menunggu malam pergantian hari, mereka terlihat saling bertegur sapa dan mempersiapkan perayaan.
Hingga tepatnya 5 menit jelang malam pergantian hari (Sabtu, 14 Maret 2026), ribuan Bobotoh secara kompak menyalakan flare, petasan, smoke bomb, hingga membunyikan klakson kendaraan.
Hal tersebut membuat perayaan semakin meriah dengan warna merah menyala menghiasi Jalan Layang Pasoepati, Kota Bandung di malam hari yang dipenuhi oleh ribuan Bobotoh.
Bobotoh yang hadir secara langsung di lokasi tersebut juga mulai menyanyikan chants-chants yang kerap disuarakan di stadion.
Saat itu juga lalu lintas terhenti, baik dari arah Dago menuju Pasteur, Kota Bandung maupun sebaliknya. Para pengguna jalan lainnya juga terlihat menikmati perayaan tersebut.
Tepat pada 00:10, secara teratur Bobotoh mulai membubarkan diri. Tetapi ada juga yang masih tetap bertahan dan ada juga gelombang baru yang berdatangan. Kemudian lalu lintas mulai terurai, seiring dengan berkurangnya Bobotoh di area lokasi perayaan. *


















