Jumat, 13 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Nataru, Seluruh Objek Wisata Banten Ditutup

Dewa Oleh: Dewa
18 Desember 2020 | 15:35
Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

SERANG, BANTEN RAYA – Gubernur Banten Wahidin Halim meminta agar seluruh objek wisata di Banten ditutup saat musim libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2021. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi peningkatan risiko penyebaran Covid-19.  

BACAJUGA:

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi

Fraksi-fraksi DPRD Banten Kompak Usulkan Tukin ASN Pemprov Dipangkas 50 Persen

8 September 2025 | 08:00
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi memberi keterangan terkait data soal PHK di Banten

Enggan Terbuka Soal Data PHK, Banyak Pemda di Banten Ketakutan

8 September 2025 | 07:00
BPK periksa Bank Banten

BPK Bedah Potensi PAD Pemprov, Bank Banten Masuk Radar Audit

8 September 2025 | 06:00
logo

Desainer Grafis Ini Sebut Logo Provinsi Banten Kurang Bagus, Hasilnya Editannya Bikin Geleng Kepala

7 September 2025 | 16:43

ADVERTISEMENT

Dikatakan mantan anggota DPR RI tersebut, pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 selalu menjadi fokusnya. Pihaknya menekankan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dengan tidak berkerumun. Sementara menjelang nataru, ia memutuskan untuk menutup seluruh objek wisata yang ada di Banten. 

“Tutup, tutup, ya (untuk semua objek wisata). Bupati/walikota enggak berani nutup ya dipanggil. Tanggung jawab,” ujar pria yang akrab disapa WH itu saat dihubungi wartawan, Kamis (17/12/2020).

Ia mengaku, jika kebijakannya itu juga sebagai antisipasi adanya pergerakan masyarakat pada musim libur nataru. Ditegaskannya, penutupan objek wisata merupakan sebuah instruksi. “Anyernya kita tutup, enggak bisa, enggak diizinkan. Enggak diizinkan untuk beroperasi, sudah perintah itu sih,” katanya. 

Soal larangan berkerumun juga, kata dia, pemerintah pusat juga telah kembali memberikan peringatannya. Oleh karenanya, hal itu harus menjadi perhatian pemerintah daerah. “Edaran Menteri Dalam Negeri keluar lagi kemarin, mengingatkan kepala daerah,” ungkapnya. 

Lebih lanjut dipaparkan WH, terkait kebijakannya tersebut dia menginstruksikan kepada Dinas Pariwisata (Dispar) Banten untuk melakukan pendekatan dengan pengelola objek wisata. Pun demikian dengan pengelola hotel dan restoran.

“Bisa diizinkan selama tata laksana protokol kesehatan dilaksanakan tapi kan harus ada jaminan. Kalau enggak bisa jamin ya jangan. Dengan protokoler kesehatan jaminannya, kalau enggak bisa ya dibubarin. Tapi kita kan sekarang enggak sembarangan, Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat-red) saja dipanggil,” tuturnya. 

Mantan Sekda Kota Tangerang itu kembali menegaskan agar bupati/walikota tak membuat kebijakan yang bertolak belakang. “Pemda tetap prinsip protokol kesehatan, tetap diutamakan dan kebijakan harus dengan penuh kehati-hatian karena punya risiko hukum. Jangan (membuat) kebijakan bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang ada,” ujarnya.

Kepala Dispar Provinsi Banten M Agus Setiawan mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti apa yang diinstruksikan oleh gubernur. “Tugas saya menindaklanjuti ke Dinas (Pariwisata) kabupaten/kota. Menindaklanjutu sesuai instruksi gubernur,” katanya.

Sebelum instruksi itu keluar, pihaknya bersama Dinas Pariwisata kabupaten/kota selalu menekankan penerapan protokol kesehatan di seluruh objek wisata di Banten. Pihaknya sangat mengantisipasi agar objek wisata tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Pada dasarnya dinas kabupaten/kota sudah kita imbau menaati keputusan pemerintah. Penerapan protokol kesehatan, pengetatan protokol kesehatan,” tuturnya.

Terpisah, Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengatakan belum memiliki rencana untuk menutup tempat wisata di Kabupaten Serang, salah satunya kawasan Anyer-Cinangka yang selama ini menjadi primadona wisatawan baik lokal Banten maupun luar Banten. 

“Kalau kita melarang orang datang ke Kabupaten Serang kayaknya sulit ya. Paling kita minta petugas Satpol PP untuk mengawasi dan mengimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Ya jangan berkerumun, pakai masker,” kata Tatu. (dewa/fikri)   

Editor: Administrator
Previous Post

Kelangkaan Gas 3 Kg, Hiswana Migas : Salah Satunya Gara-gara ASN Ikut Pakai

Next Post

PHRI Tak Keberatan Objek Wisata Ditutup, Tapi…..

Related Posts

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi
Daerah

Fraksi-fraksi DPRD Banten Kompak Usulkan Tukin ASN Pemprov Dipangkas 50 Persen

8 September 2025 | 08:00
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi memberi keterangan terkait data soal PHK di Banten
Daerah

Enggan Terbuka Soal Data PHK, Banyak Pemda di Banten Ketakutan

8 September 2025 | 07:00
BPK periksa Bank Banten
Daerah

BPK Bedah Potensi PAD Pemprov, Bank Banten Masuk Radar Audit

8 September 2025 | 06:00
logo
Pemprov Banten

Desainer Grafis Ini Sebut Logo Provinsi Banten Kurang Bagus, Hasilnya Editannya Bikin Geleng Kepala

7 September 2025 | 16:43
Dewan Banten Soroti Banjir di Kota Serang dan Apresiasi Aksi Gerak Cepat Walikota Budi Rustandi
Pemprov Banten

DPRD Minta Jalan Palima–Pakupatan Dituntaskan, DPUPR Banten Pastikan Terus Berprogres

26 Agustus 2025 | 17:37
Banser Tampil dengan Peran Berbeda, Hadirkan Spirit Kebersihan di Momen Pelantikan PWNU Banten
Pemprov Banten

Banser Tampil dengan Peran Berbeda, Hadirkan Spirit Kebersihan di Momen Pelantikan PWNU Banten

25 Agustus 2025 | 22:53
Load More

Popular

  • OPD

    Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Cilegon Dukung Langkah Tegas Penutupan Akses Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Cindy Rizap yang Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ternyata Pacar YouTuber Hariyo Ardhito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gelontorkan Rp 45 Miliar untuk THR PNS, PPPK Penuh Waktu Hingga PPPK Paruh Waktu 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Warga Tertabrak Kereta di Pesing Koneng, Terpental Kencang!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SDIT Bina Bangsa Tanamkan Spiritualitas, Akhlakul Karimah Sejak Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TikToker Om Polos Sentil Aurel Hermansyah Lantaran Review Hampers Coklat yang Dinilai Overclaim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Budi Rustandi Cairkan THR untuk PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

SAM

Heboh Pendakwah Inisial SAM Dilaporkan Atas Dugaan Kasus Pelecehan, Netizen Seret Nama Syaikh Ahmad Al Misry

13 Maret 2026 | 22:15
Bazar Ramadhan 1447 Hijriah di Halaman Kodim 0623 Cilegon pada Jumat, 13 Maret 2026. (Gillang/Bantenraya.com)

Halaman Kodim 0623 Cilegon Tiba-tiba Ramai Seperti Pasar, Warga Berduyun Beli Sembako

13 Maret 2026 | 22:04
persib

Harapan Manajer Persib Bandung dari Laga Kontra Borneo FC, Bawa 3 Poin dari Samarinda!

13 Maret 2026 | 21:52
sahur

Apakah Makan Tengah Malam Disebut Sahur? Cek Penjelasannya di Sini

13 Maret 2026 | 21:09

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda