Jumat, 13 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

PHRI Tak Keberatan Objek Wisata Ditutup, Tapi…..

Dewa Oleh: Dewa
18 Desember 2020 | 15:36
Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

SERANG, BANTEN RAYA – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten tak keberatan dengan kebijakan Gubernur Banten untuk menutup seluruh objek wisata selama musim libur Natal dan tahun baru (nataru) 2021 di Banten. Hal tersebut dinilai menjadi kewenangan pemerintah walau dipastikan akan berdampak pada iklim usahanya.

ADVERTISEMENT

Ketua Harian PHRI Provinsi Banten Ashok Kumar mengatakan, pada dasarnya kebijakan penutupan objek wisata tentu akan berpengaruh terhadap kunjungan hotel dan restoran. Akan tetapi, pihaknya secara umum tidak memermasalahkan jika kebijakan tersebut diterapkan pemerintah.

“Pasti (berdampak), itu enggak bisa dipungkiri dampaknya. Kalau objek wisata terserah pemerintah, itu punya (kewenangan) pemerintah,” ujarnya saat dihubungi via sambungan seluler, Jumat (18/12/2020).

Ia menuturkan, walau merasa tak keberatan namun pihaknya juga hingga saat ini belum melihat surat yang diterbitkan pemerintah terkait hal itu. Menurutnya, instruksi tertulis diperlukan untuk memberikan sebuah kepastian.

“Yang dilakukan itu mungkin bahasanya adalah untuk mengurangi pelaksanaan (perayaan-red) malam tahun baru. Jadi semua melakukan social distance dan tidak melakukan kerumuman, itu yang saya dengar. Tetapi saya belum lihat kalau ada surat menyatakan menutup itu,” katanya.

Terkait penutupan objek wisata Ashok enggan berkomentar lebih jauh lantaran hal itu bukan menjadi ranahnya. Berkenaan dengan wisata pesisir pantai terdapat organisasi atau asosiasi tersendiri.

“Kalau objek wisata ya terserah, itu wewenang pemerintah untuk melakukan. Nanti kan mungkin itu ada asosiasi beda juga, kalau kami tidak boleh memberikan gambaran,” ungkapnya.

BACAJUGA:

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi

Fraksi-fraksi DPRD Banten Kompak Usulkan Tukin ASN Pemprov Dipangkas 50 Persen

8 September 2025 | 08:00
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi memberi keterangan terkait data soal PHK di Banten

Enggan Terbuka Soal Data PHK, Banyak Pemda di Banten Ketakutan

8 September 2025 | 07:00
BPK periksa Bank Banten

BPK Bedah Potensi PAD Pemprov, Bank Banten Masuk Radar Audit

8 September 2025 | 06:00
logo

Desainer Grafis Ini Sebut Logo Provinsi Banten Kurang Bagus, Hasilnya Editannya Bikin Geleng Kepala

7 September 2025 | 16:43

Ia menegaskan, adapun yang tidak bisa dilakukan pemerintah adalah jika meminta hotel untuk ikut ditutup. “Kalau hotel tidak ada kewenangan untuk ditutup. Kalau hotel dimana ranahnya? Mau diganti ruginya? Harus ada kompensasi dong,” tuturnya.

Dijelaskannya, berbeda dengan objek wisata terbuka, hotel memiliki kapasitas tamu yang bisa mengaksesnya. Dengan demikian pihaknya bisa melakukan pemantauan dan antisipasi. Untuk okupansi hotel sendiri untuk nataru telah mencapai 60 persen.

“Kalau hotel enggak mungkin ditutup, mengikuti protokol covid dan bertanggung jawab di hotel masing-masing. Pantai terbuka bisa sampai ribuan bisa masuk. Kalau hotel terbatas, kalau hotel itu masih bisa terkendali,” ujarnya.

PHRI juga selalu memeringatkan kepada para anggota untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Jika tidak, maka pihaknya tidak akan melakukan pembelaan terhadapnya. “Kami juga selalu menekankan ke semua. Kita semua juga hati-hati,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim bakal menutup seluruh objek wisata di Banten saat musim libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2021. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi peningkatan risiko penyebaran Covid-19.

Dikatakan mantan anggota DPR RI tersebut, pandemi Covid-19 selalu menjadi fokusnya. Pihanya selalu menekankan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dengan tidak berkerumun. Sementara menjelang nataru, ia memutuskan untuk menutup seluruh objek wisata yang ada di Banten.

“Tutup, tutup, ya (untuk semua objek wisata). Bupati/walikota enggak berani nutup ya dipanggil. Tanggung jawab,” ujar pria yang akrab disapa WH itu saat dihubugi wartawan, Kamis (17/12/2020). (dewa)

Editor: Administrator
Previous Post

Nataru, Seluruh Objek Wisata Banten Ditutup

Next Post

Cuaca Buruk, Antrean Masuk Kapal di Pelabuhan Merak Sampai 5 Jam

Related Posts

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi
Daerah

Fraksi-fraksi DPRD Banten Kompak Usulkan Tukin ASN Pemprov Dipangkas 50 Persen

8 September 2025 | 08:00
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi memberi keterangan terkait data soal PHK di Banten
Daerah

Enggan Terbuka Soal Data PHK, Banyak Pemda di Banten Ketakutan

8 September 2025 | 07:00
BPK periksa Bank Banten
Daerah

BPK Bedah Potensi PAD Pemprov, Bank Banten Masuk Radar Audit

8 September 2025 | 06:00
logo
Pemprov Banten

Desainer Grafis Ini Sebut Logo Provinsi Banten Kurang Bagus, Hasilnya Editannya Bikin Geleng Kepala

7 September 2025 | 16:43
Dewan Banten Soroti Banjir di Kota Serang dan Apresiasi Aksi Gerak Cepat Walikota Budi Rustandi
Pemprov Banten

DPRD Minta Jalan Palima–Pakupatan Dituntaskan, DPUPR Banten Pastikan Terus Berprogres

26 Agustus 2025 | 17:37
Banser Tampil dengan Peran Berbeda, Hadirkan Spirit Kebersihan di Momen Pelantikan PWNU Banten
Pemprov Banten

Banser Tampil dengan Peran Berbeda, Hadirkan Spirit Kebersihan di Momen Pelantikan PWNU Banten

25 Agustus 2025 | 22:53
Load More

Popular

  • OPD

    Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Cilegon Dukung Langkah Tegas Penutupan Akses Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Cindy Rizap yang Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ternyata Pacar YouTuber Hariyo Ardhito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gelontorkan Rp 45 Miliar untuk THR PNS, PPPK Penuh Waktu Hingga PPPK Paruh Waktu 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Warga Tertabrak Kereta di Pesing Koneng, Terpental Kencang!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SDIT Bina Bangsa Tanamkan Spiritualitas, Akhlakul Karimah Sejak Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TikToker Om Polos Sentil Aurel Hermansyah Lantaran Review Hampers Coklat yang Dinilai Overclaim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Budi Rustandi Cairkan THR untuk PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

SAM

Heboh Pendakwah Inisial SAM Dilaporkan Atas Dugaan Kasus Pelecehan, Netizen Seret Nama Syaikh Ahmad Al Misry

13 Maret 2026 | 22:15
Bazar Ramadhan 1447 Hijriah di Halaman Kodim 0623 Cilegon pada Jumat, 13 Maret 2026. (Gillang/Bantenraya.com)

Halaman Kodim 0623 Cilegon Tiba-tiba Ramai Seperti Pasar, Warga Berduyun Beli Sembako

13 Maret 2026 | 22:04
persib

Harapan Manajer Persib Bandung dari Laga Kontra Borneo FC, Bawa 3 Poin dari Samarinda!

13 Maret 2026 | 21:52
sahur

Apakah Makan Tengah Malam Disebut Sahur? Cek Penjelasannya di Sini

13 Maret 2026 | 21:09

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda