Kamis, 5 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 5 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Perahu Kerap Rusak Akibat Pemecah Ombak, Nelayan Panimbang Minta Pemerintah Tak Tutup Mata

Aldi Setiawan Oleh: Aldi Setiawan
20 Mei 2025 | 19:41
Perahu Kerap Rusak Akibat Pemecah Ombak, Nelayan Panimbang Minta Pemerintah Tak Tutup Mata

Sejumlah kapal nelayan tengah bersandar di Pantai Pulau Liwungan, Kabupaten Pandeglang belum lama ini. Aldi/Bantenraya.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Keberadaan pemecah ombak di sepanjang garis pantai di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang yang dibangun pasca adanya bencana tsunami Selat Sunda beberapa tahun lalu rupanya memberikan dampak negatif kepada para nelayan. 

Para nelayan di kawasan tersebut mengaku bahwa perahu mereka kerap rusak akibat menabrak pemecahan ombak yang tersusun dari bebatuan itu.

Salah seorang nelayan, Rudi menyebut bahwa kerusakan perahu biasanya terjadi saat ombak tengah naik.

Saat itu terjadi, perahu mereka biasa terbawa hingga akhirnya tertabrak pemecah ombak tersebut.

“Kalau kapal sudah nabrak, yaudah kadang nelayan cuma bisa melamun. Kapal mereka pasti bocor. Nelayan juga pasti rugi karena biaya perbaikan sangat mahal, kadang tak sebanding dengan uang yang diperoleh dari hasil melaut,” kata Rudi, Selasa, 20 Mei 2025.

Baca Juga: Target Pendapatan Pemprov Banten Diproyeksikan Menyusut pada APBD Perubahan 2025

Secara umum, Rudi sendiri menyampaikan bahwa para nelayan sendiri sebetulnya mendukung keberadaan pemecah ombak di garis pantai tersebut.

Hal itu tentunya bisa mengurangi dampak abrasi pesisir akibat ombak dari laut.

Kendati begitu, langkah pemerintah dinilai tak tuntas.

Kata Rudi, pemerintah juga harusnya dapat menengok sisi lain dengan dibangunnya pemecah ombak pesisir pantai itu.

Jika memang pemerintah mendukung nelayan, mereka seharusnya turut membangun pemecah ombak di lepas pantai.

Baca Juga: Dewan Desak Pemprov Banten Segera Rampungkan Aturan Soal Sekolah Gratis

Meski daerah pesisir terlindungi, keberadaan pemecah ombak di pesisir tanpa ada pemecah ombak di lepas pantai tentu membuat ombak di spot penyimpanan kapal semakin besar.

“Sejak ada pemecah ombak, ya jelas ombak yang menghantam kapal lebih besar. Harusnya pemerintah turut membangun pemecah ombak di tengah laut juga buat ngurangin ombaknya,” papar Rudi.

Rudi juga membandingkan, sebelum adanya pemecah ombak tersebut, nelayan biasanya cukup menggunakan satu atau dua jangkar agar perahu mereka tetap aman ketika tak digunakan.

BACAJUGA:

Untirta melantik 32 pejabat struktural sebagai langkah penguatan tata kelola dan organisasi

Perkuta Tata Kelola, Untirta Lantik Pejabat Struktural

29 Januari 2026 | 10:38
Ramalan cuaca hujan

Pandeglang Berpotensi Kembali Alami Hujan Ringan

9 September 2025 | 11:05
Pastikan Tepat Sasaran, Bupati Dewi Tinjau Penyaluran Bansos PKH dan BPNT

Pastikan Tepat Sasaran, Bupati Dewi Tinjau Penyaluran Bansos PKH dan BPNT

28 Agustus 2025 | 17:03
Polisi Bekuk Terduga Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Pandeglang, Begini Motifnya

Polisi Bekuk Terduga Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Pandeglang, Begini Motifnya

28 Agustus 2025 | 16:58

Namun saat ini, nelayan setidak butuh hingga empat buah jangkar.

Baca Juga: Isu Mutasi dan Rotasi di Pemkot Cilegon Berembus, Kepala BKPSDM Tidak Tahu

“Kadang empat sampai lima jangkar pun kapal masih terbawa saking besarnya ombak. Sayang sekali pemerintah tidak memikirkan dampaknya sampai seperti itu,” terang dia.

Selain itu, Rudi juga berharap pemerintah bisa membangun docking kapal sebagai tempat bersandar.

Keberadaan docking kapal dinilai sesuai yang vital bagi nelayan ketika hendak melakukan perawatan, perbaikan, maupun pembuatan kapal baru.

“Setelah adanya pemecah ombak itu juga, kita agak susah mau menaikan atau menurunkan kapal. Memang sudah seharusnya ada tempat docking kapal,” tandasnya.***

Editor: Administrator
Tags: NelayanPandeglangPanimbangpemecah ombakPerahu
Previous Post

Target Pendapatan Pemprov Banten Diproyeksikan Menyusut pada APBD Perubahan 2025

Next Post

Warga Cigeulis Patungan Perbaiki Jalan dengan Uang Donasi yang Terkumpul Rp2,5 Juta

Related Posts

Untirta melantik 32 pejabat struktural sebagai langkah penguatan tata kelola dan organisasi
Pandeglang

Perkuta Tata Kelola, Untirta Lantik Pejabat Struktural

29 Januari 2026 | 10:38
Ramalan cuaca hujan
Pandeglang

Pandeglang Berpotensi Kembali Alami Hujan Ringan

9 September 2025 | 11:05
Pastikan Tepat Sasaran, Bupati Dewi Tinjau Penyaluran Bansos PKH dan BPNT
Pandeglang

Pastikan Tepat Sasaran, Bupati Dewi Tinjau Penyaluran Bansos PKH dan BPNT

28 Agustus 2025 | 17:03
Polisi Bekuk Terduga Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Pandeglang, Begini Motifnya
Pandeglang

Polisi Bekuk Terduga Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Pandeglang, Begini Motifnya

28 Agustus 2025 | 16:58
Bupati Pandeglang Dilantik Jadi Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka
Pandeglang

Bupati Pandeglang Dilantik Jadi Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka

27 Agustus 2025 | 21:31
Tetap Ditolak Warga, Pemkab Bakal Kaji Ulang Kiriman Sampah Tangsel
Pandeglang

Tetap Ditolak Warga, Pemkab Bakal Kaji Ulang Kiriman Sampah Tangsel

27 Agustus 2025 | 18:43
Load More

Popular

  • eselon II Pemkot Cilegon

    Daftar 14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon yang Dijamin Tak Kena Mutasi Gelombang I Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dilantik Walikota Cilegon Robinsar, Ini Nama 14 Pejabat Eselon II Terpilih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak Kecil yang Tertimpa Pembatas di Masjid Sudah Pulih, Sang Ibu Bantah Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gratiskan PBB-P2 dengan Nilai di Bawah Rp50.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi dan Mutasi Pejabat di Lebak Belum Jelas, ASN Mulai Resah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beri Full Pelayanan, Pemkot Serang Siap Bentuk UPTD Royal Baroe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terdampak Perang Rusia dan Ukraina, Perusahaan di Kabupaten Serang Tutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinggal Klik! 3 Link Twibbon Milad HMI ke-79 Tahun 2026, Desain Kekinian dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Tahun Jalan Antar Desa di Pandeglang Rusak, Akses Pendidikan Terhambat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Sejarah dan ucapan peringatan Milad HMI ke-79. (Instagram/@officialpbhmi)

Selamat Milad HMI ke-79 Tahun 2026! Cek Sejarah dan Ucapan Penuh Makna di Sini

5 Februari 2026 | 08:31
Dapodik

Operator Dapodik di Kota Cilegon Diminta Penuh Ketelitian Input Data

5 Februari 2026 | 07:45
Desain bingkai foto yang bisa diperoleh dari link Twibbon peringatan Milad HMI ke-79 tahun 2026. (Twibbonize/HMI Cabang Bekasi 2024-2025)

Tinggal Klik! 3 Link Twibbon Milad HMI ke-79 Tahun 2026, Desain Kekinian dan Gratis

5 Februari 2026 | 07:11
Suasana pelantikan pejabat Eselon 2 menjadi Jabatan Tinggi Pratama (JPT) di lingkungan Pemkot Cilegon tanpa manajemen talenta, Rabu (4/2). (Tia/Banten Raya)

Penerapan Manajemen Talenta Pada Mutasi Rotasi Pejabat Eselon III dan IV di Pemkot Cilegon Masih Mengambang

5 Februari 2026 | 07:00

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda