BANTENRAYA.COM – Bupati Pandeglang, Irna Narulita menanggapi aspirasi tenaga honorer.
Orang nomor satu di Pandeglang kembali memberikan janji manis untuk mengangkat tenaga honorer melalui jalur seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Mohon doanya, Pemkab terus berupaya maksimal berkoordinasi, dan mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, memperjuangkan nasib honorer menjadi PPPK secara bertahap,” kata Bupati Irna, Kamis 23 Januari 2025.
Baca Juga: Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Minimarket di Pandeglang, Begini Modusnya
Mantan Anggota DPR RI ini mengatakan, mengenai aspirasi tenaga honorer agar tidak mengangkat tenaga honorer yang baru sudah dilakukan oleh pemerintah daerah.
Kebijakan tersebut dikeluarkan agar tenaga honorer yang ada diangkat terlebih dahulu menjadi PPPK.
“Dari tahun 2023, Pemkab mengunci tidak menerima honorer baru, sebelum 7000 honorer yang tersisa sekarang terangkat semua menjadi PPPK,” ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Pandeglang, Dindin Pahrudin mengatakan, perjuangan pemerintah daerah untuk mengangkat tenaga honorer pada seleksi PPPK sudah disampaikan kepada Pemerintah Pusat.
Dengan harapan aspirasi tersebut menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Pusat.
“Aspirasi tenaga honorer, baik tenaga kesehatan, guru, maupun teknis mengenai aturan pengangkatan seleksi PPPK dengan dari status paruh waktu menjadi penuh waktu sudah disampaikan kepada BKN (Badan Kepegawaian Negara). Semoga harapan tenaga honorer disetujui Pusat, dan hasilnya belum kami terima dari Pusat,” tuturnya. ***
















