Kamis, 12 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 12 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Analisis Penerapan Manajemen Talenta dalam Birokrasi Pemerintahan

Administrator Oleh: Administrator
8 Januari 2026 | 15:54
Soleh, Pemerhati Birokrasi dan Pelayanan Publik

Soleh, Pemerhati Birokrasi dan Pelayanan Publik. (Dokumentasi Pribadi)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

oleh : H. Soleh

Manajemen talenta pada dasarnya dirancang sebagai instrumen sistemik untuk menjamin objektivitas, transparansi, dan keberlanjutan pengelolaan Sumber Daya Manusia atau SDM aparatur pemerintahan.

Sistem ini menitikberatkan pada indikator terukur seperti kinerja, kompetensi, potensi, dan rekam jejak jabatan.

ADVERTISEMENT

Namun dalam praktiknya, manajemen talenta tidak dapat diposisikan sebagai satu-satunya alat penentu dalam pengambilan keputusan strategis kepegawaian.

BACA JUGA: BKPSDM Kota Serang Jamin Tak Ada Jual Beli Jabatan Saat Pemberlakuan Manajemen Talenta

1. Keterbatasan Sistem Manajemen Talenta

Manajemen talenta bekerja berdasarkan data yang terdokumentasi, terstandardisasi, dan terkuantifikasi.

Di sinilah letak keterbatasan utamanya.

Sistem tidak memiliki penilaian kontekstual dan empirik atas perilaku kerja sehari-hari, kepemimpinan situasional, integritas dalam tekanan, serta kemampuan membangun relasi kerja lintas sektor.

Sistem juga tidak memiliki apa yang dapat disebut sebagai penilaian rasa (sense judgment), yakni intuisi profesional yang lahir dari interaksi langsung, pengalaman memimpin, dan pengamatan berkelanjutan terhadap pegawai.

2. Peran Strategis Atasan Langsung

Atasan langsung adalah aktor yang paling mengetahui kapabilitas riil pegawai. Mereka menyaksikan secara langsung:

Konsistensi kinerja, bukan sekadar capaian angka;

Cara pegawai mengambil keputusan dalam situasi krisis;

Loyalitas terhadap organisasi dan nilai birokrasi;

Etika kerja, integritas, dan kematangan emosional.

Aspek-aspek tersebut tidak sepenuhnya dapat direkam oleh sistem, namun sangat menentukan keberhasilan seseorang dalam jabatan strategis.

BACA JUGA: BKN Dorong 6 Pemda di Banten Terapkan Manajemen Talenta

BACAJUGA:

Android

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

20 Februari 2026 | 14:08
komputer

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00

3. Risiko Over-Dependensi pada Sistem

Ketika manajemen talenta diterapkan secara kaku dan absolut, tanpa ruang diskresi pimpinan, maka berpotensi menimbulkan:

Ilusi objektivitas, seolah keputusan sepenuhnya netral, padahal berbasis data yang terbatas;

Degradasi peran kepemimpinan, karena pimpinan hanya menjadi “eksekutor sistem”;

Demotivasi aparatur, khususnya pegawai berprestasi yang unggul secara praktik tetapi kurang menonjol secara administratif.

Dalam konteks reformasi birokrasi, kondisi ini justru dapat berlawanan dengan semangat penguatan kualitas kepemimpinan aparatur.

4. Manajemen Talenta sebagai Alat Bantu, Bukan Pengganti Kepemimpinan

Secara konseptual, manajemen talenta seharusnya diposisikan sebagai decision support system, bukan decision maker.

Sistem berfungsi menyajikan peta potensi dan risiko, sementara keputusan akhir tetap berada pada pimpinan, yang mempertimbangkan dimensi etik, sosiologis, dan kebutuhan organisasi.

Pendekatan ini menjaga keseimbangan antara objektivitas sistem dan kearifan kepemimpinan.

5. Model Ideal: Integrasi Sistem dan Penilaian Substantif

Penerapan manajemen talenta yang ideal adalah model hibrid, yaitu:

Data dan rekomendasi berasal dari sistem;

Penilaian kapabilitas substantif berasal dari atasan langsung;

Keputusan akhir diambil pimpinan melalui mekanisme akuntabel.

Dengan model ini, sistem tetap menjamin fairness, sementara pimpinan memastikan ketepatan penempatan orang pada posisi yang tepat (the right man on the right place).***

Penulis adalah Pemerhati Birokrasi dan Pelayanan Publik serta Pensiunan Birokrat di Kota Cilegon.

Editor: Gillang Mubarok
Tags: BirokrasiManajemen TalentaPemerintahan
Previous Post

Swiss Belexpress Cilegon, Hotel Berkelas Internasional di Pusat Kota

Next Post

Panen Jagung Program Ketahanan Pangan, BUMDes Dayang Sumbi Tak Miliki Pipil

Related Posts

Android
Opini

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

20 Februari 2026 | 14:08
komputer
Opini

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos
Opini

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam
Opini

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00
konservasi pohon langka
Opini

FPLI Gandeng Lintas Generasi untuk Ikut Aksi Nyata Konservasi Pohon Langka di Gunung Tilu Kuningan Jawa Barat

2 Februari 2026 | 17:32
penyiaran
Opini

Menagih Kembali Revisi UU Penyiaran

27 Januari 2026 | 12:10
Load More

Popular

  • Kasus perselingkuhan suami Maissy

    Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ibu Cindy Rizap Tegas Sang Anak Kena Tipu Dokter Riky Febriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gelontorkan Rp 45 Miliar untuk THR PNS, PPPK Penuh Waktu Hingga PPPK Paruh Waktu 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angkanya Terus Meningkat, Pemprov Banten Dinilai Gagal Atasi Kemiskinan di Perkotaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Link Twibbon Hari Perempuan Internasional 2026, Terbaru dan Paling Kekinian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabupaten Serang Miliki Dua Jembatan Baru Hasil Kolaborasi dengan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Cilegon Dukung Langkah Tegas Penutupan Akses Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ruas Jalan Tol Tangerang Merak yang mengalami kerusakan pada Selasa, 10 Maret 2026. (Gillang/Bantenraya.com)

Bayar Tol Tak Bisa Menawar, Pengguna Keluhkan Ruas Tangerang Merak yang Rusak Parah

12 Maret 2026 | 13:59
Aturan lalu lintas mudik Lebaran 2026

Catat! Ini Aturan Lalu Lintas di Jalan Tol Selama Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026

12 Maret 2026 | 13:49
Siswa dan santri Al-Khairiyah

Jalani Praktek Dakwah, Siswa Al-Khairiyah Karang Tengah Diterjunkan ke Masyarakat

12 Maret 2026 | 13:37
Kawasan Anyer bakal ditata Pemkab Serang

Mirip Royal Baroe, Pemkab Serang Bakal Tata Kawasan Anyer

12 Maret 2026 | 13:34

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda