BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten Serang berencana membangun ikon dan menata trotoar di kawasan wisata Anyer yang konsepnya seperti Royal Baroe, di Kota Serang.
Pembangunan ikon baru tersebut akan dilakukan pada tahun ini dengan mengalokasikan anggarkan Rp2 miliar untuk menata trotoar dan meningkatkan daya tarik wisata.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang Mochamad Ronny Natadipraja mengatakan, pembangunan tersebut merupakan rencana prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
BACA JUGA: Kabupaten Serang Diguyur Bantuan 3.989 Ton Beras dan 797 Liter Minyak
“Kita rencananya akan membuat penataan seperti Royal Baroe di Kota Serang, jadi nanti lokasinya di Kecamatan Anyer. Cuma titiknya belum kita tentukan,” ujarnya, Kamis 12 Maret 2026.
Pihaknya sudah melakukan perencanaan dan berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBJN) supaya memberikan izin pembangunan ikon Kabupaten Serang di kawasan wisata Anyer.
“Kita sudah mulai melakukan perencanaan. Intinya BBJan mengizinkan tapi mereka ingin lihat perencananya seperti apa dan ada syarat-syarat yang harus kita penuhi supaya tidak melanggar aturan,” katanya.
Tujuan Penataan Kawasan Wisata Anyer
Ronny menuturkan, pembangunan ikon baru tersebut bertujuan untuk meningkatkan wisata nasional yang sangat berguna untuk mendukung festival Anyer-Panarukan.
“Karena Anyer itu merupakan destinasi wisata nasional bahkan internasional. Sehingga harapannya ketika ditata itu akan menjadi daya tarik yang akan meningkatkan wisatawan di Anyer,” jelasnya.
Pembangunan ikon tersebut diinisiasi oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang pembangunannya akan disesuaikan dengan karakter potensi lokal dan menggambarkan Kabupaten Serang dengan anggaran Rp2 miliar.
“Ini berdasarkan ide dari ibu bupati, pembangunannya kita sesuai dengan hasil kajian konsultan. Apakah bisa disamakan dengan Braga atau karakter lokal, pembangunannya insya Allah tahun ini,” paparnya.
Selain pembangunan ikon baru dan penataan trotoar di Kecamatan Anyar, Pemkab Serang juga akan mempercantik alun-alun di tiap Kecamatan sebagai tempat kreasi masyarakat sekitar.
“Selain penataan di Anyer, Ibu juga memutuskan untuk melakukan penataan di alun-alun kecamatan. Untuk tahun ini ada alun-alun Kecamatan Pamarayan da Alun-alun Kecamatan Ciomas,” tuturnya. (andika) ***

















