Rabu, 18 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Rabu, 18 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

Oleh: Irfan Fathoni, S.Kom., M.Kom. Dosen Program Studi Sistem Komputer, Universitas Pamulang (Kampus Serang)

Administrator Oleh: Administrator
18 Februari 2026 | 13:29
komputer

Irfan Fathoni soal belajar komputer sejak dini. (Dok. Pribadi)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam dua dekade terakhir telah mengubah hampir seluruh sendi kehidupan manusia. Aktivitas yang dahulu dilakukan secara manual kini beralih menjadi digital. Mulai dari belajar, bekerja, berbelanja, hingga berinteraksi sosial, semuanya terhubung dengan perangkat komputer dan internet. Kondisi ini menandakan bahwa kemampuan menggunakan komputer bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan telah menjadi kebutuhan dasar yang harus dimiliki setiap individu sejak usia dini.

Fenomena transformasi digital ini semakin terasa setelah pandemi global beberapa tahun lalu, ketika sistem pembelajaran dipaksa beralih ke metode daring. Banyak siswa, orang tua, bahkan tenaga pendidik yang mengalami kesulitan karena belum terbiasa menggunakan perangkat komputer dan aplikasi pembelajaran. Peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bahwa literasi digital dan kemampuan komputer seharusnya sudah diperkenalkan sejak dini, bukan ketika seseorang telah memasuki dunia kerja atau pendidikan tinggi.

Belajar komputer sejak usia dini bukan berarti anak-anak harus langsung memahami pemrograman yang rumit atau teknologi tingkat lanjut. Sebaliknya, pengenalan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mengenal perangkat keras, mengoperasikan sistem operasi, menggunakan aplikasi perkantoran, hingga memahami etika penggunaan internet. Tahapan pembelajaran yang bertahap dan menyenangkan akan membantu anak-anak membangun fondasi keterampilan digital yang kuat untuk masa depan.

BACAJUGA:

wemos

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00
konservasi pohon langka

FPLI Gandeng Lintas Generasi untuk Ikut Aksi Nyata Konservasi Pohon Langka di Gunung Tilu Kuningan Jawa Barat

2 Februari 2026 | 17:32
penyiaran

Menagih Kembali Revisi UU Penyiaran

27 Januari 2026 | 12:10

BACA JUGA: Alpukat Kualitas Super Ukuran Jumbo ada di Oki Alpukat, Harganya Dijamin Paling Murah

Saat ini, dunia kerja mengalami pergeseran besar. Banyak profesi baru bermunculan yang berbasis teknologi, seperti pengembang perangkat lunak, analis data, desainer UI/UX, spesialis keamanan siber, hingga teknisi jaringan komputer. Di sisi lain, beberapa pekerjaan konvensional mulai tergantikan oleh sistem otomatisasi dan kecerdasan buatan. Artinya, generasi muda yang tidak memiliki kemampuan komputer akan semakin tertinggal dan sulit bersaing.

Oleh karena itu, pendidikan komputer sejak dini dapat menjadi bekal strategis untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan kompetitif. Anak-anak yang terbiasa menggunakan komputer cenderung lebih cepat memahami teknologi baru. Mereka tidak takut mencoba, lebih kreatif dalam menyelesaikan masalah, serta mampu berpikir logis dan sistematis. Keterampilan ini sangat dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 yang menekankan integrasi antara manusia dan teknologi.

Selain aspek kompetensi teknis, pembelajaran komputer juga berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Misalnya, ketika anak belajar membuat presentasi, mereka harus menyusun informasi secara runtut. Saat menggunakan aplikasi pengolah data, mereka belajar menganalisis dan menarik kesimpulan. Bahkan ketika belajar dasar-dasar pemrograman, anak dilatih untuk memecahkan masalah melalui logika algoritmik. Semua proses ini secara tidak langsung membentuk pola pikir yang terstruktur dan solutif.

BACA JUGA: Targetkan Posisi 3 Besar di Porprov Banten, KONI Kabupaten Serang Minta Satukan Tekad untuk Sinergi Berprestasi 

Belajar Komputer Sejak Dini Membuka Ruang Kreativitas Anak-anak

Lebih jauh lagi, komputer juga membuka ruang kreativitas yang luas. Anak-anak dapat menuangkan ide melalui desain grafis, animasi, video, musik digital, hingga pembuatan gim sederhana. Kreativitas ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi dapat berkembang menjadi peluang ekonomi di masa depan. Banyak konten kreator, desainer, maupun pengembang aplikasi yang sukses berawal dari hobi menggunakan komputer sejak kecil.

Namun demikian, pembelajaran komputer tidak boleh dilepaskan dari aspek etika dan tanggung jawab. Kemudahan akses internet juga membawa risiko, seperti penyebaran informasi palsu, perundungan siber, pencurian data, hingga kecanduan gawai. Oleh sebab itu, pendidikan komputer harus diimbangi dengan literasi digital dan etika bermedia. Anak-anak perlu dibimbing agar mampu menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Peran orang tua dan guru sangat penting dalam proses ini. Orang tua tidak cukup hanya memberikan perangkat kepada anak, tetapi juga harus mendampingi dan mengawasi penggunaannya. Guru pun perlu terus meningkatkan kompetensi digital agar dapat mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Kolaborasi antara keluarga dan sekolah akan menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan produktif.

BACA JUGA: Ratusan Warga Muhammadiyah Cilegon Gelar Salat Tarawih, Masjid Umar Bin Khattab Dipenuhi Jamaah

Di lingkungan pendidikan formal, kurikulum komputer sebaiknya mulai diperkenalkan sejak tingkat sekolah dasar. Materi dapat disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan anak. Untuk kelas awal, fokus pada pengenalan perangkat dan penggunaan dasar. Pada tingkat menengah, mulai dikenalkan aplikasi produktivitas dan internet sehat. Sedangkan di tingkat lanjutan, siswa dapat mempelajari pemrograman, jaringan, dan keamanan informasi. Pendekatan bertahap ini akan membantu siswa memahami teknologi secara komprehensif.

Beberapa sekolah di Indonesia telah mulai menerapkan laboratorium komputer dan pembelajaran berbasis digital. Namun, tantangan masih cukup besar, terutama di daerah dengan keterbatasan fasilitas dan akses internet. Kesenjangan digital ini perlu menjadi perhatian pemerintah dan pemangku kebijakan. Pemerataan infrastruktur teknologi sangat penting agar semua anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk belajar komputer.

Selain fasilitas, pelatihan guru juga menjadi kunci keberhasilan. Tanpa tenaga pendidik yang kompeten, perangkat secanggih apa pun tidak akan optimal. Program peningkatan kapasitas guru di bidang teknologi informasi harus terus digalakkan, baik melalui pelatihan, workshop, maupun sertifikasi. Dengan guru yang terampil, proses pembelajaran akan lebih efektif dan menarik.

BACA JUGA: Dosen Kemendiktisaintek Berpeluang Raih Beasiswa S3 IASP 2026 di Austria, Tunjangan Puluhan Juta

Belajar komputer sejak dini juga memberikan dampak psikologis positif bagi anak. Mereka akan merasa lebih percaya diri ketika mampu mengoperasikan teknologi yang digunakan di sekitarnya. Rasa percaya diri ini akan mendorong motivasi belajar yang lebih tinggi. Anak tidak hanya menjadi pengguna pasif, tetapi juga kreator yang aktif menghasilkan karya.

Dalam konteks global, negara-negara maju telah lama menjadikan pendidikan teknologi sebagai prioritas utama. Anak-anak di sana sudah dikenalkan dengan coding sejak usia sekolah dasar. Hasilnya, mereka mampu mencetak banyak inovator dan startup teknologi yang mendunia. Indonesia pun memiliki potensi besar untuk mengikuti jejak tersebut, asalkan pendidikan komputer diperkuat sejak dini.

Sebagai dosen di bidang Sistem Komputer, saya sering menjumpai mahasiswa yang baru mengenal teknologi secara serius ketika memasuki perguruan tinggi. Akibatnya, mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi. Berbeda dengan mahasiswa yang telah terbiasa menggunakan komputer sejak kecil, proses belajarnya jauh lebih cepat dan mendalam. Pengalaman ini semakin menegaskan pentingnya pengenalan komputer sejak usia dini.

BACA JUGA: Dede Rohana Dorong Pembangunan Balai Warga, Agar Tak Ada Lagi Hajatan Menutup Jalan

Pada akhirnya, belajar komputer bukan hanya tentang menguasai perangkat, tetapi tentang membangun kesiapan menghadapi masa depan. Dunia terus bergerak menuju digitalisasi. Mereka yang siap akan melaju, sementara yang tertinggal akan kesulitan mengejar. Oleh karena itu, investasi terbaik yang dapat kita berikan kepada generasi muda adalah pendidikan teknologi yang memadai.

Sudah saatnya kita memandang komputer sebagai literasi dasar, setara dengan membaca, menulis, dan berhitung. Dengan membekali anak-anak keterampilan digital sejak dini, kita tidak hanya menciptakan pengguna teknologi, tetapi juga pencipta inovasi. Generasi inilah yang kelak akan membawa Indonesia menuju kemajuan dan daya saing global.

Melalui upaya bersama antara orang tua, sekolah, pemerintah, dan masyarakat, pendidikan komputer dapat menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih cerah. Harapannya, setiap anak Indonesia mampu tumbuh sebagai pribadi yang cerdas, kreatif, beretika, dan siap menghadapi tantangan zaman digital.

Karena pada akhirnya, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh seberapa baik kita mempersiapkan generasi mudanya hari ini. Dan salah satu kunci utamanya adalah: belajar komputer sejak dini. ***

Editor: Burhanudin Raya Rambani
Tags: anakbelajar komputerKomputerteknologi
Previous Post

Siap Sholat Tarawih Pertama Bulan Ramadan 2026? Cek Niatnya di Sini

Next Post

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Emas Kuliah Gratis Tanpa Terkendala Biaya

Related Posts

wemos
Opini

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam
Opini

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00
konservasi pohon langka
Opini

FPLI Gandeng Lintas Generasi untuk Ikut Aksi Nyata Konservasi Pohon Langka di Gunung Tilu Kuningan Jawa Barat

2 Februari 2026 | 17:32
penyiaran
Opini

Menagih Kembali Revisi UU Penyiaran

27 Januari 2026 | 12:10
mahasiswa
Opini

Mahasiswa Teknik Lingkungan Nilai AMPAL Banten Tidak Fokus Bahas Dampak Lingkungan

17 Januari 2026 | 17:40
pemuda
Opini

Isra Miraj, Pemuda dan Islam Berkemajuan

16 Januari 2026 | 21:22
Load More

Popular

  • Pensiunan Krakatau Steel saat menemui Anggota Dewan pada Kamis, 12 Februari 2026. (dok Pensiunan Krakatau Steel)

    Pensiunan Krakatau Steel Mengadu ke Anggota Dewan, Buntut Perusahaan Alot Naikkan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spesifikasi Samsung Galaxy A57, Bakal Hadir Setelah Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Link Twibbon Ramadan 2026, Dijamin Keren dan Kekinian Buat Ibadahmu Makin Semangat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Diputuskan! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh pada 19 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didukung Penuh Bupati Serang, Seleksi Calon Peserta MTQ Tingkat Provinsi Berlangsung Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Royal Baroe Banyak Diincar Investor Luar Kota Serang, Pemkot Siapkan UPT Khusus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Targetkan Posisi 3 Besar di Porprov Banten, KONI Kabupaten Serang Minta Satukan Tekad untuk Sinergi Berprestasi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bocoran Vivo V70 Elite, Mulai dari Kekurangan dan Keunggulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Marketing Berkah Motor Sunandi berada di sejumlah varian kendaraan mokas yang banyak diminati di Jalan Raya Sempu, Kota Serang, Rabu 18 Februari 2026. (Raden/Bantenraya.com)

Jual Beli Mokas Bergairah di Kota Serang Jelang Ramadan, Penjualan Bikin Pengusaha Senyum

18 Februari 2026 | 18:00
Ketua DPD PKS Kota Cilegon Fery Budiman. (Dok PKS Cilegon)

Ramadan 1447 Hijriah, PKS Kota Cilegon Hadirkan Pelayanan bagi Masyarakat dan Gerakan Beli dari Kader

18 Februari 2026 | 17:34
Petugas layanan ekspedisi J&T Express saat melakukan persiapan pengiriman barang. (Dok/J&T)

Strategi J&T Express Hadapi Lonjakan Pengiriman Selama Ramadan

18 Februari 2026 | 15:55
Capiton Foto Walikota Serang Budi Rustandi menjawab pertanyaan wartawan di Setda Puspemkot Serang, Rabu 18 Februari 2026. (Dokumentasi Prokopim Setda Kota Serang untuk Bantenraya.com)

‎Pemkot Serang Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Tekankan Puasa Tidak Menganggu Rutinitas Pekerjaan

18 Februari 2026 | 15:50

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda