BANTENRAYA.COM – Kawasan Royal Baroe Kota Serang tak hanya menjadi magnet bagi masyarakat untuk berwisata di ikon baru Kota Serang.
Kawasan Royal Baroe pun menjadi banyak incaran bagi para investor untuk membuka keran usahanya di pusat bisnis tersebut.
Kondisi yang lebih tertata menjadi salah satu alasan sejumlah investor berminat membuka ladang bisnisnya di Royal Baroe Kota Serang.
BACA JUGA: 7 Fitur Spotify Premium yang Bikin Pengalaman Streaming Lebih Lengkap dari YouTube Music
Investor Mulai Lirik Royal Baroe
Sejumlah investor yang minat terhadap Royal Baroe ini disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil.
Wahyu Nurjamil mengatakan, sejumlah investor terus melakukan penjajakan untuk membuka keran usahanya di kawasan Royal Baroe Kota Serang.
Ia menjelaskan, jenis investor yang tertarik terhadap Royal Baroe itu datang dari berbagai sektor usaha, mulai dari pengusaha kuliner, restoran, hingga pariwisata.
“Ada beberapa investor yang ingin menanamkan sahamnya di Royal Baroe pasca penertiban dan penataan ini,” ujar Wahyu, kepada wartawan.
Menurut dia, penataan yang dilakukan Pemkot Serang terbukti telah memberikan dampak positif terhadap citra kawasan Royal Baroe. Kondisi yang kini lebih tertata dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor untuk mengembangkan usaha di pusat ekonomi baru tersebut.
“Sekarang Royal Baroe lebih rapi, lebih tertata, itu mungkin yang menjadi daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di sini,” jelas dia.
Wahyu juga mengajak seluruh masyarakat Kota Serang untuk bersama-sama menjaga dan merawat kawasan Royal Baroe agar tetap bersih, tertib, dan asri.
“Karena pembangunannya kemarin didanai oleh uang masyarakat, sudah sewajarnya masyarakat turut menjaga dan merasa memiliki,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan Royal Baroe sebagai kawasan strategis ekonomi tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran kolektif warga dalam menjaga fasilitas dan lingkungan sekitar.
Wahyu juga menerangkan, rencananya Pemkot Serang berencana membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Kawasan Royal Baroe yang berada dibawa Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian & Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang. Nantinya, UPT tersebut akan bertugas mengawasi dan mengelola kawasan Pasar Royal dan sekitarnya secara khusus, termasuk penataan serta pembinaan para pedagang di dalamnya.
“Mudah-mudahan lebaran ini sudah bisa terbentuk (UPT Royal Baroe), ” jelasnya.
Dengan adanya UPT ini, diharapkan pengelolaan kawasan dapat berjalan lebih terstruktur dan profesional, sehingga Royal Baroe dapat terus berkembang sebagai pusat perdagangan dan destinasi usaha yang nyaman di Kota Serang.
“Pemkot Serang optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah, investor, pedagang, dan masyarakat, Royal Baroe akan menjadi salah satu ikon pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah sekaligus kesejahteraan masyarakat,” tandas Wahyu. *



















