Jumat, 20 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

Oleh: Muhammad Fauzi Firdaus, S.T., M.Kom. Dosen Prodi Sistem Komputer Universitas Pamulang Kampus Serang

Administrator Oleh: Administrator
20 Februari 2026 | 14:08
Android

Android menurut Muhammad Fauzi Firdaus, S.T., M.Kom. (Dok. Pribadi)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Perkembangan sistem operasi Android tidak bisa dilepaskan dari dinamika kebutuhan pengguna smartphone yang terus berubah. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2008 oleh Google bersama Open Handset Alliance, Android berkembang dari sekadar platform terbuka berbasis Linux menjadi ekosistem digital yang kompleks, canggih, dan semakin menekankan aspek keamanan. Evolusi ini menunjukkan bahwa Android bukan hanya tentang pembaruan tampilan, melainkan transformasi struktural yang menyentuh performa, efisiensi, hingga perlindungan data pribadi.

BACAJUGA:

komputer

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00
konservasi pohon langka

FPLI Gandeng Lintas Generasi untuk Ikut Aksi Nyata Konservasi Pohon Langka di Gunung Tilu Kuningan Jawa Barat

2 Februari 2026 | 17:32

Fase Awal Android

Pada fase awal seperti Android Cupcake (1.5) dan Donut (1.6), sistem ini masih sederhana. Fitur terbatas dan performa belum optimal, tetapi fondasinya kuat: keterbukaan. Sifat open-source memungkinkan para pengembang berinovasi secara luas, menciptakan ribuan aplikasi yang memperkaya pengalaman pengguna. Inilah salah satu alasan Android cepat berkembang dan menarik banyak produsen perangkat.

Memasuki era Eclair hingga Gingerbread, Android mulai menunjukkan kestabilan yang lebih matang. Dukungan resolusi layar yang beragam, peningkatan kecepatan sistem, dan efisiensi daya membuatnya semakin kompetitif di pasar global. Fleksibilitas menjadi keunggulan utama dibandingkan sistem operasi lain yang lebih tertutup.

BACA JUGA: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Pabuaran Tanami Pohon Pisang di Jalan Berlubang

Lompatan penting terjadi pada Ice Cream Sandwich dan Jelly Bean. Konsep Holo Design membawa konsistensi visual, sementara Project Butter meningkatkan responsivitas sistem secara signifikan. Kritik terhadap animasi yang kurang halus dijawab dengan peningkatan frame rate dan sentuhan yang lebih presisi. Android mulai dipandang bukan hanya fleksibel, tetapi juga nyaman digunakan.

Optimalisasi semakin terasa pada KitKat yang dirancang agar berjalan lancar di perangkat berspesifikasi rendah. Strategi ini memperluas akses masyarakat terhadap smartphone Android dengan harga terjangkau tanpa mengorbankan performa. Kemudian Lollipop memperkenalkan Material Design yang revolusioner serta Android Runtime (ART) yang menggantikan Dalvik, meningkatkan efisiensi dan kecepatan aplikasi.

Namun, titik balik paling krusial dalam perkembangan Android terletak pada aspek keamanan. Sejak Marshmallow, sistem perizinan aplikasi berubah menjadi berbasis runtime permission. Pengguna tidak lagi memberikan seluruh akses di awal instalasi, melainkan saat fitur tertentu digunakan. Ini memberi kontrol lebih besar terhadap data pribadi seperti kamera, mikrofon, lokasi, dan kontak.

BACA JUGA: Bukan Sekadar HP, Xiaomi 17 Ultra by Leica Tawarkan Pengalaman Kamera Profesional

Versi Nougat dan Oreo melanjutkan penguatan keamanan melalui sistem enkripsi dan kehadiran Google Play Protect yang aktif memindai aplikasi berbahaya. Pada Pie, kecerdasan buatan mulai dimanfaatkan melalui Adaptive Battery dan Adaptive Brightness, sekaligus memperketat akses latar belakang terhadap kamera dan mikrofon.

Android 10 membawa pendekatan baru terhadap privasi lokasi, memungkinkan izin hanya saat aplikasi digunakan. Fitur Scoped Storage membatasi akses aplikasi terhadap penyimpanan internal. Sementara Android 11 dan 12 memperkenalkan Privacy Dashboard dan indikator real-time penggunaan kamera serta mikrofon, memberikan transparansi yang lebih jelas kepada pengguna.

Komitmen terhadap keamanan semakin diperkuat pada Android 13 dan versi-versi terbaru dengan pembaruan sistem modular melalui Google Play System Updates. Model ini memungkinkan patch keamanan didistribusikan lebih cepat tanpa menunggu pembaruan sistem penuh dari produsen perangkat.

BACA JUGA: Semarak Kampoeng Aer Nusantara, Greenotel Cilegon Hadirkan Bukber All You Can Eat Mulai 19 Februari 2026

Meski demikian, tantangan utama Android tetap ada: fragmentasi versi. Tidak semua perangkat menerima pembaruan secara cepat dan merata. Akibatnya, banyak pengguna masih menggunakan versi lama yang rentan terhadap celah keamanan. Dalam konteks ini, keamanan Android bukan hanya tanggung jawab pengembang, tetapi juga produsen dan pengguna. Produsen harus konsisten menyediakan pembaruan, sementara pengguna perlu disiplin menginstalnya.

Ancaman lain seperti malware, phishing, dan aplikasi palsu juga menjadi risiko nyata. Karena sifatnya yang terbuka, Android memungkinkan instalasi aplikasi dari sumber tidak resmi, yang sering menjadi pintu masuk serangan siber. Oleh sebab itu, penggunaan toko aplikasi resmi dan fitur keamanan tambahan seperti autentikasi dua faktor, biometrik, serta enkripsi perangkat menjadi langkah penting.

Di sisi lain, keterbukaan Android tetap menjadi kekuatan utamanya. Pengguna bebas melakukan kustomisasi, mengganti launcher, widget, hingga tampilan sistem. Android juga mendukung berbagai segmen perangkat, dari entry-level hingga flagship premium. Ekosistemnya yang luas mendorong inovasi cepat dan partisipasi komunitas pengembang yang besar.

Namun, kebebasan tanpa literasi digital dapat menjadi bumerang. Tanpa pemahaman yang memadai, pengguna berisiko menjadi korban penyalahgunaan data. Oleh karena itu, perkembangan versi Android seharusnya diiringi dengan peningkatan kesadaran masyarakat tentang keamanan digital.

Pada akhirnya, evolusi Android menunjukkan keseimbangan antara inovasi dan perlindungan. Versi demi versi menghadirkan kecerdasan buatan yang lebih adaptif, sistem keamanan yang lebih ketat, serta integrasi dengan berbagai perangkat lain seperti IoT dan wearable. Namun secanggih apa pun teknologi yang ditawarkan, faktor manusia tetap menjadi penentu utama keamanan smartphone. Teknologi dapat menyediakan perlindungan, tetapi kebijaksanaan pengguna lah yang menentukan seberapa aman perangkat tersebut digunakan. ***

Editor: Burhanudin Raya Rambani
Tags: AndroidkeamananSmartphone
Previous Post

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani Gelar Tarawih Keliling, Ajak ASN Tingkatkan Integritas

Next Post

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Wilayah Pandeglang Masih Berpotensi Diterjang Hujan

Related Posts

komputer
Opini

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos
Opini

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam
Opini

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00
konservasi pohon langka
Opini

FPLI Gandeng Lintas Generasi untuk Ikut Aksi Nyata Konservasi Pohon Langka di Gunung Tilu Kuningan Jawa Barat

2 Februari 2026 | 17:32
penyiaran
Opini

Menagih Kembali Revisi UU Penyiaran

27 Januari 2026 | 12:10
mahasiswa
Opini

Mahasiswa Teknik Lingkungan Nilai AMPAL Banten Tidak Fokus Bahas Dampak Lingkungan

17 Januari 2026 | 17:40
Load More

Popular

  • Samsung Galaxy A57

    Spesifikasi Samsung Galaxy A57, Bakal Hadir Setelah Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Cilegon Beri Bocoran 4 Titik Operasi Lalu Lintas, Ramadan Jangan Coba-coba Langgar Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Super League, Rekor Mentereng Persis Solo FC Siap Binasakan PSBS Biak di Manahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‎Pemkot Serang Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Tekankan Puasa Tidak Menganggu Rutinitas Pekerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dewan Cilegon Minta Pemerintah Kaji Ulang Penurunan NJOP Industri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SD Negeri Banjarsari 5 Kota Serang Berjaya di OSN, O2SN dan FLS3N 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buntut Perang Komentar SEAblings vs Knetz, TikToker Lansia Ini Kena Imbas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News, Tabrak Truk di Stasiun Poris, KA Bandara Anjlog

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Gedung Eks Matahari Cilegon. (Tia/Bantenraya.com)

Pemkot Cilegon Kesulitan Cari Investor Untuk Gedung Eks Matahari

20 Februari 2026 | 18:05
Suasana warga Kota Cilegon melakukan aktivasi KTP Digital atau IKD, kemarin. (Uri/Banten Raya)

Disdukcapil Kota Cilegon Targetkan 6 Persen Warga Aktivasi IKD Tahun Ini

20 Februari 2026 | 17:20
Undercover Miss Hong episode 11.

Spoiler Undercover Miss Hong Episode 11 Sub Indo: Percakapan Serius Geum Bo dan Albert Oh

20 Februari 2026 | 17:03
Fajar Hadi Prabowo dalam berbincang santai dengan Pimpinan Redaksi Banten Raya Rahmad Kurniawan, kemarin. (Dokumen Banten Raya)

Fajar Tekankan Disiplin Perencanaan, Sebut Buang Waktu Jika Banyak Program Tak Bermanfaat

20 Februari 2026 | 16:59

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda