BANTENRAYA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Cilegon menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan PT Lotte Chemical Indonesia terkait proses rekrutmen tenaga kerja, Senin, 20 Maret 2023.
Pada kesempatan itu, juga turut hadir perwakilan warga Kota Cilegon Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Diketahui, pembangunan pabrik PT Lotte Chemical Indonesia yang menyedot investasi sekitar Rp 60 triliun, bakal membuka sekitar 15.000 lapangan kerja.
PT Lotte Chemical Indonesia sendiri berlokasi di tiga kelurahan di Kota Cilegon yakni Gerem, Rawaarum dan Warnasari.
Baca Juga: Puluhan Pejabat Pemkab Serang Belum Laporkan Harta Kekayaan
Ketua Komisi 2 DPRD Kota Cilegon Faturohmi mengatakan, Rapar Dengar Pendapat dilakukan untuk memastikan proses rekrutmen tenaga kerja di PT Lotte Chemical Indonesia berjalan secara terbuka.
“Kita sudah tegas menyampaikan agar situasu investasi yang baik terjalin, kita minta PT Lotte membuka ruang kepada masyarakat Kota Cilegon, baik rekrutmen tenaga kerja yang temporrary maupun organik,” kata Faturohmi usai Rapat Dengar Pendapat di DPRD Kota Cilegon.
Faturohmi menjelaskan, berdasarkan data yag disampaikan Disnaker Kota Cilegon baru sekitar 37 persen yang disampaikan ke Disnaker.
Bahkan proses rekrutmen tenaga kerja dari awa tidak disampaikan, hanya laporan penempatan tenaga kerja setelah selesai rekrutmen.
Baca Juga: KONI Kabupaten Tangerang Buka Pendaftaran Calon Ketua Baru 2023-2027
“Nah ini main kontraktor sama sub kontraktor harus melaporkan, ini tugas PT Lotte memberitahu ke main kontraktor sama sub kontraktor agar patuh,” kata Politisi Partai Geridra ini.
Faturohmi menjelaskan, padarekrutmen tenaga kerja organik, PT Lotte Chemical Indonesia juga tidak membuka data prosentase warga Kota Cilegon yang direkrut dengan alasan rahasia negara.
Padahal Disnaker Kota Cilegon juga bagian dari penyelenggara negara di tingkat daerah.
“Nanti Disnaker kami sarankan agar memanggil pihak manajemen PT LCI, jangan ditutup-tutupi terkait rekrutmen ini,” paparnya.
Faturohmi juga mengoptimalkan upaya montirong ke industri-industri. “Kami hanya mengawasi, tapi bentuk dukungan dari kami, kami sidak tapi tidak rutin,” terangnya.
Baca Juga: Warga Aweh Lebak Bongkar Bangunan Misterius di Komplek Makam
Perwakilan Manajemen PT Lotte Chemical Indonesia yang hadir, Rudi mengatakan, PT Lotte Chemical Indonesia memberikan kewenangan kepada 2 main kontraktor untuk peluang usaha bagi pengusaha sekitar dan kesempatan kerja bagi warga sekitar saat proyek pembangunan pabrik berlangsung.
“Kemudian mereka (main kontraktor) semua mengkoordinasikan itu, pekerjaan maupun dengan tenaga kerja dan telah melaporkan 38 persen warga lokal,” katanya saat Rapat Dengar Pendapat berlangsung.
Kata Rudi, PT LCI diprediksi akan beroperasi pada 2025. Saat ini masih dalam tahap konstruksi.
“Kami bersama beberapa industri lain sudah bekerjasama dengan memberikan beasiswa masyarakat sekitar beasiswa full S1, kami bersama masyarakat industri Cilegon berencana mendirikan Politeknik Industri Kimia Banten, untuk menyikapi kebutuhan tenaga kerja, menggunakan sistem link and match, jadi dipastikan nanti lulusan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan industri,” ucapnya.*



















