BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten Serang berencana akan memisahkan antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan Pemadam Kebakaran (Damkar). Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 Damkar yang di kawasan Modern Cikande.
Pandji mengatakan, bisa saja ke depan dipisahkan antara BPBD dengan Damkar menjadi organisasi perangkat daerah (OPD) yang terpisah, namun untuk saat ini karena subtansinya masih sama yakni meminimalisir kerugian akibat bencana sehingga belum dipisahkan.
“Ke depan karena spesifikasinya berbeda, Damkar memerlukan keahlian khusus terkait penanganan kebakaran dan BPBD memelukan keahlian khusus terkait kebencanaan kita akan coba pisahkan,” ujarnya, Senin 20 Maret 2023.
Baca Juga: UPTD Pasar Kranggot Kota Cilegon Targetkan Pendapatan Rp 1,4 Miliar
Ia menjelaskan, penyelenggaran sub urusan kebakaran khususnya dalam hal pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) belum dicapai secara maksimal hanya dengan mengandalkan aparatur pemadan kebakaran yang dimiliki oleh Pemkab Serang.
“Dalam rangka mengatasi kebakaran, keterlibatan aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Kemendagri telah memberikan panduan tentang pedoman pembentukan relawan pemadam kebakaran yang tujuannya untuk melibatkan peran serta masyarakat. Peringatan hari jadi ini juga sekaligus mengajak peran serta partisipasi para pengusaha dalam penanggulangan kebakaran,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, saat ini BPBD mulai berada di tengah-tengah institusi industri. “Kenapa demikian, kita akan mengajak semua jajaran industri untuk terbuka terhadap disaster, jadi industri tidak hanya berbicara K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) tapi industri diajak bicara tentang bencana,” katanya.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Maulana Yusuf Kota Rangkasbitung Baru Sebelah dan Dikeluhkan Warga
Untuk itu pihaknya dalam peringatan HUT ke-104 Damkar itu membentuk tim koordinasi tanggap darurat (TKTD) zona di kawasan Modern Cikande. “Insya Allah zona-zona lain akan kita bentuk. Personel kita masih bertahan di angka 280 orang,” paparnya.*



















