BANTENRAYA.COM – Dua orang operator alat berat jenis breaker dan ekscavator tewas tertimbun batu di tambang batu Kampung Cibaga, Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, pada Selasa 1 November 2022.
Peristiwa tersebut menwaskan korban berinisial KN dan RM. KN merupakan warga Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.
RM merupakan warga Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.
Baca Juga: Hasil Uji Lab di PT Raja Goedang Mas, Ditemukan Zat Aktif yang Melebihi Baku Mutu
Informasi yang diperoleh Banten Raya, dua korban meninggal dunia berada di alat berat yang sedang melakukan aktivitas penambangan batu di tambang milik Suryadi.
Informasi terkait kecelakaan kerja tersebut diketahui pertama kali pada Selasa, 1 November 2022 sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, salah satu pekerja lainnya juga sedang beraktivitas di sekitar tambang batu tersebut.
Kapolsek Puloampel Iptu M Ikhsan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian ini juga menimpa dua alat berat di lokasi.
Baca Juga: Harga Tak Beda Jauh, Warga Keluhkan Harga Operasi Pasar Murah Pemkot Serang
“Benar kang ada longsoran batu tambang korbannya dua orang, batu-batunya longsor menimpa dua alat berat yang sedang digunakan korban tersebut,” katanya.
Ikhsan juga memastikan bahwa pemilik tambang batu merupakan warga setempat. Saat ini, kasus tersebut dilimpahkan ke Satreskrim Polres Cilegon.
“Benar orang lokal (pemilik tambang),” ucapnya.
Baca Juga: 78 Persen Warga Banten Belum Terima Set Top Box
Ikhsan menambahkan, dua korban meninggal dunia di lokasi.
Setelah dievakuasi, kedua korban yang dinyatakan meninggal dunia tersebut dibawa ke RSUD Kota Cilegon untuk dilakukan visum luar dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarganya masing-masing untuk dimakamkan.
“Sudah diserahkan ke pihak keluarga,” terangnya.***



















