BANTENRAYA.COM – Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar penglepasan wisudawan bertema ‘Mewujudkan Generasi Tangguh dan Berkarakter Smart and Green Kampus Jawara’ di Gedung Sagara Lugina, Kota Serang, Kamis 15 September 2022.
Panitia kegiatan mengatakan, 192 orang, teridiri dari Magister Akuntansi 22 orang, Hukum 32 orang, Ilmu komunikasi 5 orang, Ilmu Pertanian 19 orang, Manajemen 32 orang, Bahasa Inggris 4 orang, Teknik Kimia 4 orang, Teknologi Pendidikan 54 orang, Matematika 18 orang, dan Administrasi Publik 2 orang.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni yang mewakili atas nama Rektor Untirta, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., Wali Kota Serang H. Syafrudin, S.Sos., M.Si., Direktur Pascasarjana Dr. Aan Asphianto, S.Si., S.H., M.H., para Dekan Fakultas Untirta, para Wadir Pascasarjana, Ketua Prodi Program Magister, Ketua DWP Untirta serta Jajaran, Ketua IKA Untirta serta sivitas akademika Untirta lainnya.
Baca Juga: Najwa Shihab sindir kehidupan glamor anggota polisi, Nikita Mirzani: Dear Mba Nana yang smart…
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Untirta, Dr. Rd. Nia Kania Kurniawati, S.Ip., M.Si berharap terhadap lulusan khususnya pascasarjana Ilmu Komunikasi agar mampu menjaga kesimbangan dalam menghadapi persaingan di dunia kerja, lebih inovatif, kreatif dan tahan mental. “Menjaga integritas diri dan kampusnya juga sangat penting,” kata Dr. Rd Nia Kania kepada bantenraya.com, Jumat 16 September 2022.
Dikatan Dr. Rd. Nia Kania, tantangan lulusan Ikom semakin dinamis. Dimana dunia komunikasi semakin adaptif dengan perkembangan teknologi. “Jadi harus bisa cepat berkesuaian dengan keinginan stakeholders atau viewers atau publik. Karena kalau tidak bisa adaptif kita akan semakin tertinggal,” tegasnya.
Soal lulusan pascasarjana yang tahun ini hanya 5 orang, Dr. Rd. Nia Kania menyatakan hal itu salah satunya disebabkan karena faktor pandemi Covid-19. “Kuantitas lulusan angkatan 1 dan 2 terdampak pandemik,” katanya.
Namun Dr Rd Nia Kania menyatkan bahwa sekarang pada angkatan tiga ke atas jauh lebih mantap dan siap. Apalagi ditambah akreditasi Ikom Untirta sudah muncul.
Baca Juga: Nyebrang di Sungai Ciujung, Seorang Kakek di Kragilan Justru Ditemukan Tak Bernyawa
“Kesiapan kampus ini harus dimanfaatkan oleh para mahasiswa. Saran saya motivasi diri. Prodi Ikom sekarang sedang mengajukan prodi-prodi baru, jadi tentu saja akan lebih banyak membutuhkan dosen ke depannya. Lulusan Mikom kemarin sudah dimasukkan nama-namanya ke dalam proposal pengajuan prodi. Intinya Prodi bisa berkembang menjadi Fakultas, akan sangat membutuhkan SDM yang mumpuni terutama putera daerah atau lulusan internal,” beber perempuan ramah senyum ini. ***


















