BANTENRAYA.COM – Luar biasa!! Handayani, atlet disabilitas asal Kota Cilegon, Banten mengukir prestasi membanggakan di ajang ASEAN Paragames 2022.
Dalam ASEAN Paragames 2022 yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah baru-baru ini, Handayani yang bagian dari tim cabang olahraga Boccia Indonesia yang menorehkan sejarah.
Tim Boccia baru perdana tampil di multievent tingkat internasional ASEAN Paragames 2022 tapi langsung meraih enam medali dengan rincian satu medali emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Baca Juga: Bukan Cuma Kode Etik, Ferdy Sambo Juga Bisa Dipidana Gara-gara CCTV di TKP Kasus Brigadir J
Dua medali perak bagi tim Boccia Indonesia tersebut diraih melalui usaha dan kerja keras Handayani yang turun di kategori BC1 female dan kategori tim.
Meski terhitung debutan di ASEAN Paragames, tim Boccia telah memiliki atlet yang masuk ke dalam rangking asia, salah satunya Handayani yang biasa turun di kategori atau kelas BC1 female.
Raihan medali perak di ASEAN Paragames 2022 tersebut merupakan suatu kebanggaan dan kebahagiaan yang tak terhingga bagi Handayani.
Baca Juga: Link Download MP3 dan Video MP4 Lengkap dengan Lirik Lagu Indonesia Raya untuk 17 Agustus 2022
Sebab, tepat pada 5 Agustus di mana ia meraih medali perak, bertepatan dengan hari ulang tahunnya ke-25.
“Tidak ada momen yang membahagiakan di hari ulang tahun selain mendapatkan hadiah ini (medali perak),” katanya.
“Tidak nyangka banget, luar biasa, makasih buat doa semuanya,” kata wanita asal Temuputih, Kelurahan Ciwaduk ini.
Baca Juga: Lawan Airin, PKS Banten Tunjuk Gembong R Sumedi Maju Sebagai Calon Gubernur Banten
Handayani mengatakan, setelah event ASEAN Para Games 2022, dirinya bersama tim Boccia Indonesia akan bersiap menatap event yang lebih tinggi yaitu Asian Para Games di Guangzhou, China pada 2023 mendatang.
“Setelah ini Handayani langsung ikut Pelatnas lagi di Solo untuk persiapan Asian Para games di Guangzhou China,” tuturnya.
“belum tahu kapan tepat pelaksanaannya, karena emang diundur-undur terus akibat covid ini, minta doanya ya semoga Handayani bisa bawa nama baik Indonesia dan Cilegon khususnya, dengan meraih medali disana,” katanya.
Baca Juga: Pengumuman Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 40 Sudah di Buka, Buruan Daftar Sebelum di Tutup
Diketahui, selain persiapan Asian Paragames Guangzhou, Handayani dan atlet-atlet Boccia Indonesia juga harus mempersiapkan kembali untuk mengikuti event ASEAN Paragames XII di Kamboja.
“Kaum disabilitas seperti saya tetap semangat ya, gali potensi yang ada, tunjukan kalau kita itu mampu menjadi juara dengan keterbatasan yang ada,” ungkapnya. ***



















