Minggu, 25 Januari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Minggu, 25 Januari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

DPR RI Desak Pemerintah Bergerak Cepat Atasi Radioaktif Cesium-137 di Cikande

Muhamad Tohir Oleh: Muhamad Tohir
6 Oktober 2025 | 16:00
cesium-137

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mengomentari temuan radioaktof cesium-137 di Cikande, Kabupaten Serang. (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Temuan logam bekas (scrap metal) yang mengandung bahan radioaktif Cesium-137 di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten, mulai memicu kekhawatiran besar terhadap kelangsungan ekspor udang Indonesia.

Terlebih, muncul dugaan bahwa bahan berbahaya Cesium-137 atau Cs-137 tersebut bisa saja mengkontaminasi produk ekspor.

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mendesak pemerintah untuk bertindak cepat guna mencegah krisis ekspor yang lebih luas.

BACA JUGA: Spoiler Shin’s Project Episode 7 Sub Indo: Mr Shin Bakal Kasih Efek Jera ke Duo Penipu Ini?

BACAJUGA:

Arsenal

Big Match Arsenal vs Manchester United, Tantangan The Gunners Pertahankan Tren Positif

25 Januari 2026 | 16:38
persib

Empati dan Solidaritas Atas Bencana Alam, Persib Kenakan Ban Hitam di Laga vs PSBS Biak

25 Januari 2026 | 14:35
hodak

Hadapi PSBS Biak di GBLA, Bojan Hodak Peringatkan Potensi Bahaya dari Badai Pasifik

25 Januari 2026 | 14:25
persib bandung

Persib Bandung vs PSBS Biak, Ujian Maung Pertahankan Posisi Puncak

25 Januari 2026 | 12:54

Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah mengalami kejadian serupa yang berdampak panjang pada hubungan perdagangan internasional.

“Kalau memang ada indikasi (radioaktif Cesium-137-red), ya harus secepat mungkin pemerintah melakukan investigasi dan telaah,” tuturnya.

“Harus cepat, kenapa? Karena sebelum negara-negara lain akan nge-baned, menahan, terhadap masuknya komoditas udang kita ke luar negeri,” kata Herman.

BACA JUGA: Khusus Pengantin Baru! Alfagift Beri Ada Kejutan Spesial, Cek Syaratnya di Sini

Menurutnya, Indonesia tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama. Ia menyinggung kasus pada tahun 2016, ketika ekspor udang ke Amerika Serikat sempat ditolak karena indikasi virus, yang kemudian dialihkan ke Meksiko, namun berujung penolakan juga dari negara tersebut.

“Sampai sekarang ekspor udang Indonesia ke Meksiko ditutup dan tidak ada tindak lanjut. Inilah yang saya tekankan, pemerintah harus segera melakukan mitigasi,” ujarnya tegas.

Herman menekankan bahwa tambak udang banyak dikelola oleh masyarakat dan menjadi sumber penghidupan utama.

Jika isu radioaktif Cesium-137ini tidak segera ditangani, dampaknya akan menjalar ke sektor ekonomi rakyat.

“Kalau ini didiamkan, bisa merugikan kepentingan masyarakat. Jangan sampai ditemukan dalam satu wilayah tertentu, tapi berdampak pada banyak tambak udang lainnya. Nilai ekonomis udang bisa turun drastis,” tambahnya.

Sementara itu, pemerintah melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menindaklanjuti temuan material radioaktif tersebut.

Lokasi penemuan telah diisolasi dan BAPETEN melakukan penyelidikan untuk menelusuri sumber serta jalur distribusi logam bekas yang terkontaminasi Cesium-137.

Selain itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dilaporkan mulai melakukan pengujian intensif terhadap sampel udang beku, khususnya yang berasal dari wilayah terdampak, untuk memastikan tidak adanya kontaminasi bahan radioaktif sebelum produk diekspor.

Tim Gabungan Angkut Material Cesium-137

Tim Gabungan juga sudah berhasil mengangkut material yang terpapar radioaktif di titik F yang berlokasi di wilayah Industri Modern Cikande di Kabupaten Serang.

Total material radioaktiof Cs-137 yang sudah diangkut ke PT Peter Metal Technology sebanyak 20 drum, 17 jumbo bag, dan 3 pallet.

Herman Khaeron yang saat ini menjabat sebagai Sekjen DPP Partai Demokrat ini mengaku pernah memimpin delegasi bilateral parlemen ke Meksiko untuk meyakinkan otoritas di negara tersebut tentang barang Indonesia yang sudah aman dikonsumsi.

Ia menegaskan diplomasi aktif diperlukan untuk meyakinkan negara mitra bahwa kondisi kontaminasi radioaktif ini bersifat sementara (temporary) dan dapat diperbaiki.

“Saya pernah ke Meksiko dan meyakinkan mereka bahwa virus itu temporer. Sama halnya dengan kontaminasi seperti ini, bisa diperbaiki,” tuturnya.

“Pemerintah harus meyakinkan otoritas negara lain bahwa udang Indonesia aman dan layak konsumsi,” tegasnya.

Ia pun berharap pemerintah pusat dan daerah, termasuk Gubernur Banten, dapat segera memberikan penjelasan kepada publik dan dunia internasional agar isu ini tidak berkembang menjadi krisis ekspor.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, karena Pemeirntah Provinsi Banten tidak memiliki kewenangan untuk mengatasi masalah ini, maka dia menyerahkan persoalan ini kepada pihak yang berwenang.

Apalagi, masalah ini juga sudah ditangani oleh Bareskrim Polri di bawah Kemenko Pangan.

“Pemprov Banten tidak punya pengalaman menangani radioaktif sehingga kami berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata Andra.

Andra mengaku bahwa masalah ini tentu akan berimbas pada ekspor Indonesia. Karena itu, yang bisa dilakukan Pemprov Banten hanyalah berkoordinasi dengan pihak terkait dan yang memiliki kewenangan untuk mengatasi ini. ***

Editor: Jermainne Tirta Dewa
Tags: cesium-137CikandeDPR RIpemeirntahradioaktif
Previous Post

Lapangan Kerja Sulit, Indeks Menabung dan Kepercayaan Konsumen Turun

Next Post

Lowongan Kerja PT Chandra Asri Pacific Terbaru 2025 Penempatan Cilegon, Terbuka untuk Lulusan D3

Related Posts

Arsenal
Nasional

Big Match Arsenal vs Manchester United, Tantangan The Gunners Pertahankan Tren Positif

25 Januari 2026 | 16:38
persib
Nasional

Empati dan Solidaritas Atas Bencana Alam, Persib Kenakan Ban Hitam di Laga vs PSBS Biak

25 Januari 2026 | 14:35
hodak
Nasional

Hadapi PSBS Biak di GBLA, Bojan Hodak Peringatkan Potensi Bahaya dari Badai Pasifik

25 Januari 2026 | 14:25
persib bandung
Nasional

Persib Bandung vs PSBS Biak, Ujian Maung Pertahankan Posisi Puncak

25 Januari 2026 | 12:54
persebaya surabaya
Nasional

PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya, Tekad Bajul Ijo Raih Kemenangan di SSA Bantul

25 Januari 2026 | 12:32
Indonesia Masters 2026
Nasional

Jadwal Final Indonesia Masters 2026 Hari Ini, Ada Alwi Farhan dan Joaquin Raymond

25 Januari 2026 | 10:11
Load More

Popular

  • truk sampah

    Anggaran Dicoret, Pengadaan Truk Sampah di DLH Kabupaten Lebak Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Serang Boyong RKUD dari Bank BJB ke Bank Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Minta Jatah 20 Ribu Liter Minyakita untuk KKMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Hotel Murah Nyaman Rp200 Ribuan di Kota Cilegon, Pas untuk Staycation Bareng Ayang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengusaha Turki Bidik Banten, Tertarik untuk Bangun Pabrik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Penyumbang Terbesar Investasi Banten Yang Membuat Banten Berada di Posisi 4 Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belum Ada Aturan Daerah, Pemprov Banten Siapkan Pergub Tata Kelola Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditahan Imbang Semen Padang, Bali United FC Gagal Geser Persebaya Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • West Ham United vs Sunderland, Ujian The Hammers Raih Kemenangan Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25
SMAN 1 Cimarga

Para Siswa SMAN 1 Cimarga Kena Mental Terus Dipojokan Warganet, Pemkab Lebak Kirim Psikolog

16 Oktober 2025 | 19:45

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Arsenal

Big Match Arsenal vs Manchester United, Tantangan The Gunners Pertahankan Tren Positif

25 Januari 2026 | 16:38
Kebonsari

Lurah Kebonsari Bangun Saung Bengkel Inovasi Tanpa APBD Untuk Kumpul Warga

25 Januari 2026 | 16:08
BRI

Musyawarah Wilayah Serikat Pekerja BRI Region 8 Jakarta 3, Perkuat Soliditas Organisasi dan Kontribusi Nyata bagi Perusahaan

25 Januari 2026 | 16:02
Soto

Soto Klaten Tempat Sarapan Favorit Warga Serang, Harganya Cuma Rp5 Ribu dan Bikin Kenyang

25 Januari 2026 | 14:53

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda