BANTENRAYA.COM – Dinkes Kota Cilegon mengimbau warga untuk mewaspadai tiga penyakit yang biasa terjadi saat musim hujan.
Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan pada Dinkes Kota Cilegon Febri Naldo mengatakan, dengan curah hujan yang sedang tinggi, masyarakat perlu mewaspadai tiga penyakit yang rawan terjadi.
“Yang banyak terjadi di musim hujan itu pertama penyakit DBD, masyarakat perlu melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) menguras, mengubur, dan menutup,” ujarnya.
Baca Juga: Bingung Cari Oleh-oleh di Pelabuhan Merak? Coba ke Galeri UKM, Ada Puluhan Produk Sudah Menanti
“Kedua Diare, dan ketiga ada alergi dingin yang bisa disebabkan karena cuaca dingin,” kata Febri Kepada Bantenraya.com, Kamis 26 Desember 2024.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah memberikan surat edaran imbauan kepada fasilitas kesehatan (Faskes) yang ada di Kota Cilegon dalam mengantisipasi penyakit saat musim hujan.
“Kami sudah membuat surat edaran imbauan ke puskesmas, klinik, kecamatan juga, dan rumah sakit untuk mengantisipasi penyakit yang terjadi pada musim hujan,” ungkapnya.
Untuk masyarakat Kota Cilegon yang akan melakukan pengobatan dapat datang ke faskes terdekat, menurutnya, faskes tetap melayani konsultasi dan pengecekan kesehatan masyarakat selama libur Nataru ini.
“Semua faskes buka seperti biasa termasuk puskesmas, kecuali tanggal merah itu libur tapi tidak ada cuti bersama dan tanggal 26 sekarang sudah masuk dan jam masuknya seperti biasa,” ucapnya.
Adapun puskesmas yang tetap membuka melakukan pelayanan kesehatan selama 24 jam yakni puskesmas Cibeber, puskesmas Pulomerak, dan puskesmas Ciwandan.
Baca Juga: Film Anak Kunti Kapan Tayang? Cek Jadwal Tayang di 7 Negara Sekaligus Lengkap dengan Sinopsis
“Puskesmas yang buka 24 jam itu cuma 3 puskesmas itu saja, yang lain buka tapi jadwal normal seperti biasa,” katanya.
Febri mengimbau kepada masyarakat Kota Cilegon atau masyarakat yang akan melakukan perjalanan libur Nataru untuk menjaga kesehatan dan keamanan diri.
“Kita semua perlu menjaga kesehatan, mengonsumsi gizi seimbang, rutin berolahraga, dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” imbaunya. (mg-tia) ***



















