BANTENRAYA.COM – Organisasi kemasyarakatan pemuda atau OKP di Kota Serang harus beretika.
Etika dalam berorganisasi sangat penting dijunjung OKP sebagai upaya dalam rangka menjaga kondusivitas.
OKP harus beretika ini terungkap dalam acara temu OKP se Kota Serang yang digelar di Hotel Puri Kayana, Kota Serang, Kamis 12 September 2024.
Baca Juga: 175 KK di Cilegon Terdampak Kekeringan, Butuh 39.000 Liter Air Bersih untuk Penanggulangannya
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Kota Serang Nanang Saefudin.
Hadir pula, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga atau Disparpora Kota Serang R Noer Iman Wibisana, Kepala Bidang Kepemudaan Disparpora Kota Serang Al Khodijah dan jajarannya.
Iman Wibisana mengatakan, sosialisasi ini dilakukan agar tujuan organisasi kepemudaan di Kota Serang tidak salah kaprah.
Baca Juga: Masih Banyak Jalan Rusak, DPUPR Lebak Berkilah Tak Bisa Perbaiki Asal-asalan
“Acara hari ini sosialisasi tentang organisasi kepemudaan. Tujuannya itu supaya organisasi tidak salah kaprah, minimal untuk memajukan Kota Serang,” ujarnya.
Ia menuturkan, materi sosialisasi yang diberikan kepada peserta yakni tentang keorganisasian, leadership atau kepemimpinan, dan etika berorganisasi.
“Kenapa ada materi itu untuk pemuda karena memang selama ini banyak organisasi pemuda itu kadang-kadang diabaikan etika berorganisasinya,” tutur dia.
Baca Juga: Switch Over Pertama Stasiun Rangkasbitung Mulai Diberlakukan, Jalur Keluar Masuk Penumpang Berubah
Selain itu, lanjut Noer Iman, materi keorganisasian pun diberikan kepada para peserta.
“Terus tentang keorganisasian, karena di dalam organisasi kebanyakan teman-teman itu hanya ikut-ikutan organisasi saja,” tuturnya.
“Tetapi dia tidak memikirkan tujuannya apa sih berorganisasi itu, mekanismenya apa, ke depannya apa berorganisasi itu,” katanya.
Baca Juga: Gus Ipul Dilantik jadi Mensos, Kerja Cuma Satu Bulan Tapi Dapat Pensiunan Seumur Hidup?
Ia berharap OKP yang ada di naungan Disparpora bisa memahami satu sama lain, antara tujuan dan mekanisme, terkait AD/ART nya seperti apa.
Terkait maksud dari etika berorganisasi, ia menjelaskan, terkadang OKP jika sedang berdebat atau diskusi itu tidak menunjukkan etikanya hingga di luar forum terjadi perkelahian.
Terlebih, ketika ingin menyampaikan suatu gagasan, maka harus mampu menjaga etikanya. Hal tersebut menjadi sorotan Disparpora belakangan ini.
Baca Juga: Arti Ang Ang Ang yang Viral di TikTok, Ternyata Ini Si Pencetus Tren yang Bikin Heboh
“Maksudnya kalau dalam berorganisasi itu kan baik diskusi atau lainya, sudah cukup di situ saja. Setelah kita keluar ya kita baik lagi, karena etika gitu,” jelasnya.
Noer Iman mengakui bahwa dalam OKP sudah melaksanakan etika berorganisasi.
“Tapi mungkin ada juga yang belum. Makanya kami selaku membawahi organisasi tersebut ingin mencoba memberikan materi itu,” kata Noer Iman.
Ia menegaskan, pemberian materi tentang etika berorganisasi bukan berarti OKP di Kota Serang tidak beretika.
Menurut dia, salah satu pentingnya menerapkan etika berorganisasi adalah menjaga kondusifitas.
“Ketika berbedat atau berdiskusi seperti kayak mau perang gitu ya. Tapi kita tidak menjaga etikanya,” katanya.
“Walaupun di dalam organisasi masing-masing sudah beretika baik ya. Tapi kita selaku pembina ingin menyampaikan itu biar lebih menyerap materi,” terang dia.
Noer Iman menyebutkan, acara kepemimpinan pemuda dalam berorganisasi dihadiri sebanyak 100 peserta dari berbagai OKP yang bernaung di Disparpora.
Baca Juga: Link Nonton Perfect Family Episode 10 Sub Indo dengan Spoiler Bukan Bilibili dan Loklok
“Antara lain KNPI Kota Serang, PC GP Ansor Kota Serang, GMNI Kota Serang, PMII Kota Serang, HMI Kota Serang, IPNU Kota Serang, IPPNU Kota Serang, dan sebagainya,” pungkasnya.
Sekda Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, pembangunan yang dilakukan secara berkesinambungan harus mentransfer kepada para pemuda di Kota Serang.
“Kita ingin menggambarkan beberapa langkah apa yang telah kita kerjakan, tetapi beberapa juga ada PR-PR pekerjaan yang harus kita hadapi oleh Pemerintah Kota Serang,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa pembangunan di Kota Serang bukan hanya dilakukan oleh Pemkot Serang.
“Tetapi seluruh stakeholder yang ada di Kota Serang, termasuk peran para pemuda,” ucap dia.
Nanang mengajak kepada seluruh OKP di Kota Serang untuk arif dan bijaksana, mengingat dalam waktu dekat akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kota Serang.
“Barangkali di organisasi kepemudaan ada perbedaan, dan kita merawat perbedaan itu menjadi perekat untuk menambah persatuan dan kesatuan di Kota Serang,” katanya.
Baca Juga: Zakiyah-Najib Hamas Janji Hilangkan Limbah di Sungai Ciujung
Menurut dia, tidak ada organisasi yang buruk, yang buruk adalah kepemimpinannya. Organisasi itu akan maju dan berkembang, akan berpulang kepada kepemimpinan dan tim dari organisasi itu sendiri.
“Tidak ada yang namanya Superman yang bagus itu super tim. Kita hanya mentransfer ilmu-ilmu itu aja. Yang ringan-ringan saja,” tandasnya. ***



















