BANTENRAYA.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Serang memperkirakan cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Banten akibat adanya fenomena La Nina masih akan terjadi sampai Februari 2022.
BMKG mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap efek dari cuaca ekstrem tersebut.
Pejabat Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Serang Parmin menjelaskan, BMKG mencatat terjadi kenaikan suhu laut di atas normal melewat ambang batas La Nina minus 0,61.
Baca Juga: Profil Vanessa Angel, Artis Cantik yang Meninggal Akibat Kecelakaan Bersama Suami di Tol
Saat ini berdsarkan data, sebagian besar wilayah Banten sudah memasuki musim hujan. Di saat terjadi peralihan cuaca seperti sekarang, maka anomali cuaca akan sering terjadi.
“Jadi harus hati-hati dan waspada,” kata Parmin, Kamis (4/11).
Parmin menuturkan, saat cuaca ekstrem terjadi, biasanya akan terjadi hujan deras yang disertai dengan angin atau kilat atau petir.
Baca Juga: Hindari Kemoterapi, Kata dr. Zaidul Akbar Kanker Bisa Sembuh dengan Konsumsi Makanan Mengandung Ini
Hujan pada saat musim peralhian biasanya terjaid secara tiba-tiba.
Pagi hari panas namun pada siang atau sore hari tiba-tiba hujan lebat dengan intensitas singkat.
“(Cuaca ekstrem ini) berdampak pada banjir dan tanah longsor,” katanya.
Baca Juga: Dugaan Kebocoran Data Guru, Dindikbud Banten Lapor ke Polda
Cuaca ekstrem itu terjadi karena anomali cuaca La Nina yang saat ini memasuki masa transisi.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem tersebut.
Parmin mengungkapkan, berdasarkan evaluasi kejadian La Nina pada tahun 2020 lalu, saat ini terjadi peningkatan curah hujan sebanyak 20-70 persen.
Baca Juga: Sebelum Meninggal Kecelakaan, Vanessa Angel Ajak Netizen Main Tebak-tebakan
“Sehingga kemungkinan dampaknya juga akan lebih ekstrem dari tahun lalu,” tutupnya.
Parmin mengatakan, berdasarkan analisa yang dilakukan oleh BMKG, jika dibandingkan dengan normal atau rata-rata, maka awal musim hujan 2021/2022 diprakirakan pada umumnya maju dari normalnya tetapi ada juga wilayah yang mundur dan sama dari normalnya.
Sifat hujan selama musim hujan 2021/2022 di wilayah Banten diprakirakan normal sampai dengan atas normal.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, setiap saat BPBD Kota Serang sellau siap bila terjadi bencana.
Baca Juga: Di Cilegon Masa Jabatan Ketua RT dan RW Dikurangi Jadi Dua Priode
Terkait adanya fenomena La Nina, pihaknya juga akan selalu siap bila terjadi bencana banjir atau longsor.
“Kami selalu siap,” katanya. ***


















