BANTENRAYA.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilegon atau IMC menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Cilegon, Kamis 20 Januari 2022.
Dalam aksinya, mahasiswa menggelar aksi teatrikal dengan kerokan bareng pertanda mengobati masuk angin.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk sindiran kepada anggota DPRD Kota Cilegon, khususnya fraksi pengusung interpelasi kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian.
Baca Juga: Link WeTv Kaget Nikah Full Episode 1A sampai 7B Bukan dari Facebook atau Telegram
Menurut Ketua IMC Harianto menjelaskan, kondisi kontras terlihat jelas di tubuh DPRD Kota Cilegon.
Dimana awalnya kencang mengusulkan interpelasi, malah sekarang secara resmi dibatalkan. Pihaknya mencurigai adanya kongkalikong di DPRD Kota Cilegon.
“Kontras terlihat, awalnya mewacanankan hak intepelasi. Namuan saat paripurna dan Bamus (badan musyawarah) malah membatalkan, beberap fraksi bahkan berbondong -bondong mundur,” katanya saat aksi.
Baca Juga: Karena 2 Hal Ini, Arteria Dahlan Dilaporkan ke Polda Jawa Barat
Teatrikal sendiri, ujar Harianto, menggambarkan para anggota DPRD dan fraksi pengusung masuk angin atau tidak konsisten terhadap ucapannnya yang akan menggunakan hak interpelasi.
“Pada peraktiknya justru terkesan tidak berpihak kepada masyarakat Kota Cilegon. Ini terbukti jika hak konstristusional yang harusnya bisa dimanfaatkan tidak dilakukan,” ungkapnya.
“Sejauh ini belum pernah DPRD Kota Cilegon menggunakan hak interpelasinya,” ujarnya.
“Ada apa kongkalingkong atau apa, dan saya mencium itu 360 derajat berbeda,” pungkasnya. ***

















