BANTENRAYA.COM – Ketua Palang Merah Indonesia Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah berpesan kepada pengurus PMI Kota Cilegon untuk cepat tanggap dalam menangani bencana.
Ia juga meminta PMI mengembangkan jaringan pendonor, sehingga kebutuhan darah terus tercukupi.
Menurut Tatu, perluasan dan penguatan jaringan pendonor amat penting untuk keberlangsungan kebutuhan darah.
Baca Juga: Kaget Dapet Miliaran Rupiah, Ghozali Everyday Ungkap Tujuan Awal Sebenarnya Foto Selfie
“Saya ingin menyampaikan beberapa hal pada jajaran terutama kepada pengurus yang baru masuk dan bergabung, yang pertama yaitu saya sampaikan untuk memperkuat jejaring dalam meningkatkan sumber daya sehingga PMI kota Cilegon terus dapat di percaya di pakai oleh para donor guna mendapatkan donasi dalam menjalankan amanat kepalangmerahan,” katanya saat sambutan.
“Kemudian membantu pemerintah dalam hal penanggulangan bencana, lalu mampu menggerakkan masyarakat untuk ikut serta membantu sesama dalam kebutuhan darah dengan cara berdonor darah,” ujarnya.
Tatu juga berharap, semua pengurus terus melakukan langkah perbaikan dalam berbagai hal, sehingga PMI bisa berjalan semakin baik.
Baca Juga: Investor Sudah Antre Jadi Alasan DPR RI Kebut Pengesahan UU Ibukota Negara
““Saya berharap apa yang sudah baik di PMI Kota Cilegon ini tetap dipertahankan, banyak yang sudah diperbuat dalam menjalankan tugas-tugas kepalangmerahan sehingga perbaikan-perbaikan dilakukan pada tataran yang belum baik,” paparnya.
Walikota Cilegon Helldy Agustian meminta PMI Kota Cilegon untuk komitmen dan ikhlas dalam bekerja.
Terlebih PMI merupakan organisasi sosial yang bergerak dalam bidang kemanusiaan.
Baca Juga: Korban Gempa Banten di Pandeglang Dapat Biaya Sewa Rumah Per Bulan Rp500 Ribu
“Dalam situasi kondisi seperti ini, PMI harus komit, membangun sesuatu harus dinilai dari komitmen dan konsistensi, dan kami selaku Pemerintah Kota Cilegon juga menghimbau agar PMI di periode ini memiliki wawasan yang berbeda dan merubah mindset bahwa kita hidup ini untuk kematian, dan ini kesempatan kita untuk berbuat baik,” ungkapnya.
Ketua PMI Kota Cilegon Abdul Hakim Lubis yang baru saja dilantik menyatakan, beberapa program baru yang akan dilakukan yakni ngopi mantab atau ngobrol pintar masyarakat tangguh bencana.
“Ini sudah kami lakukan dalam beberapa pekan lalu. Kami harap wawasan masyarakat soal kebencanaan semakin baik, sehingga langkah mitigasi bisa dilakukan untuk meminimalisir korban jiwa,” pungkasnya. ***
















