BANTENRAYA.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta agar warga untuk selalu waspada terhadap potensi bencana, termasuk jelang Natal dan tahun baru (Nataru).
Berdasarkan pemetaan BMKG zona rawan tsunami, salah satunya adalah Kota Cilegon, Banten.
Dari hasil pemetaan BMKG juga, potensi tsunami yang terjadi di Kota Cilegon bisa mencapai 8 meter.
Baca Juga: Jadwal Terbaru dan Link Streaming Layangan Putus, Kisah Aris dan Kinan Akan Tayang dalam 10 Episode
“Kami berikan informasi zona yang rawan tsunami misalnya di Cilegon Banten,” Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR di kompleks parlemen, Jakarta.
“Itu juga tempat wisata di Selat Sunda dapat berpotensi skenario terburuk mengalami tsunami dengan ketinggian hingga 8 meter,” imbuhnya.
Selain tsunami, ia juga mengimbau agar semua pihak bisa turut mewaspadai potensi bencana lain yang bisa saja terjadi.
Baca Juga: Dapatkan Chip Gratis, Ini Kode Penukaran Higgs Domino Island 2 Desember 2021 Terbaru
Salah satunya adalah cuaca ekstrem akibat siklon tropis yang bisa terjadi sewaktu-waktu seperti yang terjadi beberapa wkatu lalu.
“Jadi hampir setiap Minggu dan bahkan saat ini, kemarin baru selesai badai tropis sebelumnya,” ucap Dwikorita.
“Dan masih mangantre ada dua calon badai tropis di sebelah Utara Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Heboh Pidato Presiden Jokowi Akan Ganti ASN Dengan Robot, Ini Risikonya?
Dwikorita berharap, tak ada sesuatu hal yang tak diinginkan terjadi selama Nataru dan seterusnya.
“Semoga saja Nataru nanti semuanya dapat berjalan dengan lancar dan selamat,” tuturnya.***
(Artikel ini sebelumnya telah tayang di Pikiran-rakyat.com dengan judul “BMKG Peringatkan Potensi Tsunami di Cilegon Banten Jelang Nataru“)

















