BANTENRAYA.COM – Tambahan Penghasilan Pegawai atau TPP bagi Pegawai Negeri Sipil atau PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPK di lingkungan Pemkot Cilegon tak kunjung cair.
Meski saat ini sudah memasuki bulan Februari, namun TPP Januari 2025 tak kunjung cair lantaran kendala belum adanya dana yang tersedia.
Sehingga, banyak pegawai di lingkungan Pemkot Cilegon yang mengajukan pinjaman ke Koperasi Karya Praja Sejahtera.
Ketua Koperasi Karya Praja Sejahtera Didin Supriatna Maulana mengatakan, koperasi menjadi harapan terakhir bagi para Aparatur Sipil Negara atau ASN akibat belum cairnya TPP.
“Koperasi jadi harapan terakhir para ASN menyikapi TPP yang belum cair,” kata Didin pekan lalu.
Pinjaman yang diajukan oleh pegawai di Koperasi Karya Praja Sejahtera tanpa agunan.
“Sudah banyak(mengajukan pinjaman). Setiap hari ada 20 orang yang mengajukan,” katanya.
Menurut Didin, anggota Koperasi Karya Praja Sejahtera ada sekitar 3.700 orang.
Baca Juga: Juara Thailand Masters 2025, Ganda Putri Indonesia Jadi Obat Pereda Krisis Prestasi Bulutangkis
“Tidak semua ASN masuk anggota koperasi,” paparnya.
Ada ASN yang mengambil simpanan sukarela dan ada yang mengajukan pinjaman.
“Dari pertengahan Januari 2025 (banyak pengajuan pinjaman). Rata-rata pinjaman 10 juta rupiah, nanti langsung dipotong dari gaji mereka,” paparnya.
Didin menambahkan, pinjaman diajukan oleh berbagai PNS, baik eselon II, eselon III hingga staf.
Baca Juga: 15 Tim Kejar Tiket Untuk Segel Tiket Lolos Nasional di Liga 4 Banten
“Ini hal yang biasa ketika TPP terlambat cair. Sekarang sudah 200-an lebih yang mengajukan pinjaman. Sudah sekitar 2,5 miliar kita keluarkan pinjaman,” tuturnya.***

















