BANTENRAYA.COM – Pakaian dinas untuk Walikota Cilegon dan Wakil Walikota Cilegon terpilih periode 2025 – 2029 Robinsar Fajar Hadi Prabowo akan memakai dana pribadi untuk pakaian dinas.
Sebelumnya, Pemkot Cilegon telah menganggarkan pakaian dinas Walikota dan Wakil Walikota Cilegon terpilih Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo sebesar Rp 36 juta.
Pakaian dinas untuk Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo tersebut masing-masing mendapatkan anggaran pakaian sebesar Rp 18 juta, namun kini keduanya tak akan menggunakan anggaran tersebut.
Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemkot Cilegon Riezka Budhi Mustika mengatakan, pakaian dinas Robinsar dan Fajar tidak memakai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Kota Cilegon.
“Pakaian dinas Walikota Cilegon dan Wakil Walikota Cilegon terpilih tidak akan memakai APBD itu memang keinginan dari beliau-beliaunya,” kata Budhi kepada Banten Raya saat ditemui di ruangannya pada Jumat, 24 Januari 2025.
Baca Juga: Wartawan Banten Siap Kawal Visi Misi Andra Soni – Dimyati Natakusumah
Ia menjelaskan, Robinsar dan Fajar tak ingin membebani anggaran Pemkot Cilegon untuk pembelian baju dinas yang baru Walikota Cilegon dan Wakil Walikota Cilegon.
“Pak Robinsar dan Pak Fajar berempati dengan keadaan saat ini yang mengalami defisit anggaran. Jadi beliau-beliau berkeinginan pakaian dinas ini dari keduanya pakai uang pribadi saja,” jelasnya.
Pada akhir tahun 2024 kemarin, kata dia, Pemkot Cilegon telah menganggarkan biaya pakaian dinas Walikota Cilegon dan Wakil Walikota Cilegon sebesar Rp 36 juta.
“Kewajiban kami sudah menganggarkan pakaian dinas itu dari akhir tahun 2024 kemarin, kalau beliau tidak berkenan tidak apa-apa. Jadi karena pakaian dinasnya memakai uang pribadi, maka anggaran yang itu tidak terserap ya,” pungkasnya.***

















