SERANG, BANTEN RAYA – Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten menggelar istigasah secara virtual yang bertepatan dengan hari Arafah 9 Dzulhijjah 1442 Hijriyah, Senin (19/7/2021). Dalam kesempatan itu juga para hadirin berdoa bersama agar pandemi Covid-19 cepat berlalu.
Penentuan waktu istigasah ditetapkan berdasarkan riwayat yang menjelaskan bahwa doa terbaik adalah pada waktu Arafah. Doa digelar selama satu jam lebih mulai pukul 14.00 hingga menjelang asar. Istigasah dilakukan secara virtual, diikuti oleh lebih dari 200 partisipan dengan ribuan jemaah Kiyai, asatidz, dan santri seluruh wilayah Banten.
Hadir dalam kesempatan tersebut Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan, anggota Presidium dan Pengurus FSPP Kabupaten/Kota, Ketua Baznas Provinsi Banten. Sejumlah kepala OPD di lingkup Pemprov Banten, Dirut Bank Banten, dan tamu undangan lainnya.
Doa dipimpin langsung oleh Abuya Ade Abdul Aziz Dimyati, adik kandung dari Abuya Muhtadi Dimyati yang berhalangan karena kesehatannya sedang terganggu. Rangkaian acara istigasah Arafah dimulai dengan pembacaan Kalam ilahi yang dilantunkan oleh KH Bukhori Arsyad, pimpinan Pondok Pesantren Al Irsyad Waringinkurung.
BACA JUGA: FSPP Banten Siapkan Program Digitalisasi Pesantren
Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten KH Anang Azharie Alie mengatakan, bahwa FSPP berdiri sebagai mitra strategis pemerintah dan pelayan umat. Kewajiban bersama untuk berkontribusi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Menurutnya, sudah seharusnya Semua pihak menjadi teladan dalam penerapan protokol kesehatan (prokes).
“Pada saat yang sama dengan rendah hati kita bermunajat kepada Allah SWT. Berdoa semoga Allah angkat segala penyakit dan virus dari bumi Indonesia yang kita cintai. Semoga Allah selamatkan masyarakat kita dari wabah Covid-19 dan penyakit lainnya,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima bantenraya.com, Senin (19/7/2021).
KH Anang juga mengajak agar semua pihaknya untuk bersatu padu, bergotong royong, berkorban seperti yang diteladankan keluarga Nabi Ibrahim. Mengawal pelaksanaan pancasila dan UUD Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Insya Allah dengan kebersamaan kita diberi taufik oleh Allah untuk mewujudkan keadilan dan kemakmuran untuk seluruh rakyat,” katanya.
Selanjutnya, istigasah dipandu oleh Sekretaris Jenderal FSPP Provinsi Banten, Fadlullah. Kegiatan istigasah dilanjutkan dengan ramah tamah. Pada acara terebut, Dirut Bank Banten Agus Syabaruddin menyampaikan rencana Bank Banten untuk bersinergi dengan pondok pesantren untuk memajukan ekonomi komunitas Pesantren.
Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel
Hadir juga pengusaha Muhammad Hasan Gaido menyatakan akan segera menindaklanjuti program Rumah Transaksi Pondok Pesantren dengan bisnis distribusi beras dan bahan pokok lainnya yang dibutuhkan pesantren.
Hasan Gaido dan FSPP Banten sepakat agar Rumah Transaksi Pondok Pesantren segera dimulai dengan distribusi pangan dan pemenuhan sandang. Seperti sarung, kopiah, dan baju Koko bekerja sama dengan BHS Tekstil. Program itu akan diwujudkan dengan bergandengan tangan bersama bank, produksen, dan masyarakat sebagai pelanggan. (*/dewa)















