Kamis, 19 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 19 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Inovatif! Kelompok 26 KKM Uniba Bikin Paving Block Pakai Sampah Plastik

Satibi Oleh: Satibi
18 Agustus 2025 | 21:09
Inovatif! Kelompok 26 KKM Uniba Bikin Paving Block Pakai Sampah Plastik

Kelompok 26 KKM Uniba foto bersama usai membuat paving block dari plastik. Satibi/Bantenraya.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Kelompok 26 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba), memperkenalkan inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna di Desa Babakanlor, Kecamatan Cikedal.

Inovasi tersebut diwujudkan melalui pembuatan eco paving dari bahan daur ulang sampah plastik, yang diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi masalah lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi hijau di masyarakat.

Dalam proses pembuatannya, mahasiswa Kelompok 26 KKM Uniba mengumpulkan sampah plastik dari rumah tangga sekitar desa, kemudian memilah dan membersihkannya sebelum diproses.

Baca Juga: Bikin Bangga! 4 Taekwondoin Asal Kota Serang Berjaya di Negeri Jiran

Plastik-plastik tersebut dicacah menjadi ukuran kecil, lalu dipanaskan hingga mencair.

Cairan plastik kemudian dicampurkan dengan pasir dan oli bekas dengan perbandingan tertentu sehingga menghasilkan adonan padat yang dapat dicetak menjadi paving block.

Metode ini menggunakan teknologi sederhana yang mudah diaplikasikan masyarakat tanpa membutuhkan mesin industri berbiaya tinggi.

Baca Juga: Pembangunan Belum Merata Jadi Penyebab Munculnya Angka Kemiskinan di Cilegon, Jangkaun Bantuan Masih Sangat Minim

Selain hemat biaya, teknik ini juga mengurangi volume plastik yang sulit terurai dan sering kali mencemari lingkungan.

Kelebihan eco paving adalah memanfaatkan limbah sebagai bahan substitusi semen. Hasil uji coba menunjukkan ketahanannya cukup baik untuk digunakan di jalan lingkungan atau halaman rumah.

Produksi eco paving berbasis plastik daur ulang terbukti mampu menekan biaya hingga 30-40 persen dibanding paving konvensional.

Baca Juga: Asah Keahlian, 800 Teknisi Terbaik Sharp Ikuti Kompetisi AC Installer Championship 2025

Jika paving biasa membutuhkan semen dalam jumlah besar, pada eco paving sebagian peran semen digantikan oleh plastik.

Dengan begitu, biaya produksi lebih murah namun kualitas tetap terjaga.

Selain sebagai alternatif material bangunan, produk ini berpotensi memiliki nilai jual tinggi di pasaran.

Baca Juga: Heboh Jeff Smith Bintangi Sinetron Asmara Gen Z hingga Trending di X, Intip Karakternya

Warga desa dapat memproduksi eco paving secara mandiri dengan modal terjangkau, kemudian memasarkan hasilnya untuk kebutuhan pembangunan lokal maupun luar daerah.

Hal ini sejalan dengan konsep ekonomi hijau yang menekankan keseimbangan antara keberlanjutan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi.

BACAJUGA:

PkM Uniba Gelar Seminar Integrasi Muatan Lokal untuk Pelestarian Dodod

PkM Uniba Gelar Seminar Integrasi Muatan Lokal untuk Pelestarian Dodod

29 Agustus 2025 | 05:28
Kelompok 75 KKM Uniba Bumikan Al-Quran

Kelompok 75 KKM Uniba Bumikan Al-Quran

29 Agustus 2025 | 05:00
Kelompok 16 KKM Unbaja Penyuluhan Mengolah Sampah di Kuranji

Kelompok 16 KKM Unbaja Penyuluhan Mengolah Sampah di Kuranji

28 Agustus 2025 | 08:30
Stop Bullying! Kelompok 65 KKM Uniba Penyuluhan Sekolah Ramah Anak di SMPN 4 Sajira

Stop Bullying! Kelompok 65 KKM Uniba Penyuluhan Sekolah Ramah Anak di SMPN 4 Sajira

28 Agustus 2025 | 08:22

Kepala Desa Babakanlor Dedi memberikan apresiasi terhadap gagasan mahasiswa.

Baca Juga: Jangan Sporadis, PKS Minta Pemkot Cilegon Buat Roadmap Penurunan Angka Kemiskinan

“Inovasi eco paving ini bukan hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tapi juga bisa menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat. Jika teknologi ini diterapkan secara luas, desa kami bisa menjadi contoh desa mandiri berbasis ekonomi hijau,” ungkapnya.

Sementara itu, warga yang hadir dalam kegiatan praktek pembuatan eco paving menyatakan antusiasme mereka.

Beberapa warga bahkan langsung tertarik untuk mencoba metode tersebut karena prosesnya sederhana, tidak membutuhkan peralatan kompleks, dan bisa dikerjakan secara gotong royong. ***

Editor: Administrator
Tags: Eco PavingKKM Unibapaving blocksampah plasitkUniversitas Bina Bangsa
Previous Post

Bikin Bangga! 4 Taekwondoin Asal Kota Serang Berjaya di Negeri Jiran

Next Post

Jangan Asal Bro, Dimyati Tegaskan APBD Banten Harus Penuhi Unsur Value For Money

Related Posts

PkM Uniba Gelar Seminar Integrasi Muatan Lokal untuk Pelestarian Dodod
Kampus

PkM Uniba Gelar Seminar Integrasi Muatan Lokal untuk Pelestarian Dodod

29 Agustus 2025 | 05:28
Kelompok 75 KKM Uniba Bumikan Al-Quran
Kampus

Kelompok 75 KKM Uniba Bumikan Al-Quran

29 Agustus 2025 | 05:00
Kelompok 16 KKM Unbaja Penyuluhan Mengolah Sampah di Kuranji
Kampus

Kelompok 16 KKM Unbaja Penyuluhan Mengolah Sampah di Kuranji

28 Agustus 2025 | 08:30
Stop Bullying! Kelompok 65 KKM Uniba Penyuluhan Sekolah Ramah Anak di SMPN 4 Sajira
Kampus

Stop Bullying! Kelompok 65 KKM Uniba Penyuluhan Sekolah Ramah Anak di SMPN 4 Sajira

28 Agustus 2025 | 08:22
Kelompok 79 KKM Uniba Tanam Padi Bersama Warga di Desa Gabus
Kampus

Kelompok 79 KKM Uniba Tanam Padi Bersama Warga di Desa Gabus

28 Agustus 2025 | 08:11
PkM Uniba Revitalisasi Kesenian Dodod Melalui Digitalisasi dan Regenerasi, Semoga Dikenal Global
Kampus

PkM Uniba Revitalisasi Kesenian Dodod Melalui Digitalisasi dan Regenerasi, Semoga Dikenal Global

28 Agustus 2025 | 07:51
Load More

Popular

  • Samsung Galaxy A57

    Spesifikasi Samsung Galaxy A57, Bakal Hadir Setelah Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Targetkan Posisi 3 Besar di Porprov Banten, KONI Kabupaten Serang Minta Satukan Tekad untuk Sinergi Berprestasi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pensiunan Krakatau Steel Mengadu ke Anggota Dewan, Buntut Perusahaan Alot Naikkan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Kabupaten Serang Dihitung, Sekda Berikan Bocorannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Link Twibbon Ramadan 2026, Dijamin Keren dan Kekinian Buat Ibadahmu Makin Semangat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Serang Budi Rustandi Larang Rumah Makan Buka di Siang Hari Selama Ramadan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fraksi Gerindra Dorong Pemkab Serang Buat Roadmap Pengelolaan Persampahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‎Pemkot Serang Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Tekankan Puasa Tidak Menganggu Rutinitas Pekerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

IMG 20260219 WA0009

Capaian Program Gampang Kerja, Kota Tangerang Serap 13.669 Orang Tenaga Kerja

19 Februari 2026 | 10:01
Potret wisatawan yang mengunjungi destinasi wisata Desa Botubarani Gorontalo sambil melihat paus. Dok: Booking Togo

Dapat Lihat Ikan Paus Lebih Dekat, Yuk Kunjungi Desa Botubarani Gorontalo

19 Februari 2026 | 09:00
Ilustrasi : ikon logo Microsoft Word. (Dok. Microsoft)

Ini 7 Fitur Tersembunyi di Microsoft Word yang Bikin Kerja Lebih Sat Set

19 Februari 2026 | 08:51
KONI kabupaten Serang menggelar Raker belum lama ini. (hendra/Bantenraya)

Tim TPP Balon Ketua KONI Kabupaten Serang 2026-2030 Telah Terbentuk, Sat Set Laksanakan Tugas

19 Februari 2026 | 07:15

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda