BANTENRAYA.COM – Dalam langkah besar menuju visi sebagai World Class University, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten mencetak sejarah baru dengan merancang jalinan kerjasama strategis bersama Haiyah Taqwim al-Talim wa al-Tadrib atau Education and Training Evaluation Commission.
Haiyah Taqwim al-Talim wa al-Tadrib atau Education and Training Evaluation Commission adalah, sebuah lembaga prestisius dari Kerajaan Arab Saudi.
Kolaborasi ini diharapkan bukan hanya menjadi tonggak pencapaian UIN sebagai universitas unggulan di Indonesia, tetapi juga membuka jalan baru dalam diplomasi pendidikan antara Indonesia dan Arab Saudi.
Baca Juga: Chikungunya Semakin Mewabah, Pemkot Tangerang Buka Layanan Pengaduan dan Pemeriksaan Dini
Rombongan UIN SMH Banten dipimpin langsung oleh Rektor UIN Banten Wawan Wahyuddin, yang didampingi Wakil Rektor I Mufti Ali serta Dosen Bahasa Arab sekaligus pengurus Ikatan Pengajar Bahasa Arab se-Indonesia (IMLA) Siti Shalihah.
Kehadiran para pemimpin dan pakar ini menunjukkan keseriusan UIN SMH Banten dalam membangun kerjasama strategis yang membawa dampak besar di tingkat nasional dan internasional.
pengurus Ikatan Pengajar Bahasa Arab se-Indonesia (IMLA) Siti Shalihah menyampaikan, rancangan kerjasama ini akan mencakup berbagai aspek penting diantaranya pelaksanaan tes bahasa Arab, kerjasama ini memungkinkan pelaksanaan tes bahasa Arab untuk berbagai tujuan, termasuk kebutuhan akademik, profesional dan keagamaan.
Baca Juga: Hari Pertama Pemutihan Pajak Kendaraan Motor, Pemprov Banten Kantongi Duit Rp15 Miliar Lebih
“Akreditasi Program yaitu meliputi akreditasi program studi hingga institusi perguruan tinggi, guna meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia,” katanya, kemarin.
Pengembangan Kriteria dan Soal Tes, lanjutnya, adalah penyusunan kriteria tes bahasa Arab yang komprehensif beserta pengembangan soalnya, penelitian Bahasa Arab yaitu kolaborasi dalam penelitian untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas serta kualitas pengajaran bahasa Arab.
“Evaluasi Program Bahasa Arab yaitu melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program bahasa Arab di perguruan tinggi untuk memastikan keberhasilannya,” ucapnya.
Di lokasi yang sama, Rektor UIN SMH Banten Wawan Wahyuddin mengungkapkan rasa bangga atas kunjungan resmi ini.
Baca Juga: Andra Soni Tinjau Samsat Cikande, Instruksikan Proses Pemutihan Pajak Dibenahi
Ini adalah langkah besar bagi UIN Banten, tidak hanya untuk memperkuat posisi sebagai universitas terdepan di Banten, tetapi juga untuk mendukung hubungan strategis antara Indonesia dan Arab Saudi di bidang pendidikan.
“Kami percaya, kolaborasi ini akan membawa manfaat besar bagi kedua negara, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berwawasan global,” katanya.***















