BANTENRAYA.COM – Seorang murid SMP di Newport Beach, California, Amerika Serikat diskors pihak sekolah.
Murid SMP itu diskors oleh pihak sekolah karena kedapatan membela Palestina dan meneriakkan slogan ‘Free Palestine’, menurut pihak sekolah.
Dilansir dari Los Angeles Times pada Minggu, 12 November 2023, diketahui siswa SMP tersebut berasal dari Sekolah Corona del Mar di Newport Beach, California.
Annete Franco, selaku juru bicara Newport Mesa Unified School District membenarkan bahwa siswa tersebut diskors.
Baca Juga: Gudang Logistik Milik KPU Kota Cilegon Tak Dilengkapi CCTV
Namun, ia menolak menjelaskan lebih lanjut perihal sanksi tersebut.
Ia juga mengatakan kepada Los Angeles Times melalui surel, siswa tersebut diduga tidak disiplin dalam menggunakan hak kebebasan berpendapat.
“Walaupun kami tidak bisa membagikan hal spesifik terkait situasi itu, karena privasi siswa tersebut, kami meyakinkan Anda bahwa tindakan yang tepat telah diambil berdasarkan fakta apa yang terjadi,” katanya.
“Kami menghargai kebebasan berpendapat para siswa, tapi kami tidak akan menoleransi ujaran kebencian di sekolah kami, terutama bukan ujaran kebencian yang menghasut orang lain untuk terlibat dalam perilaku negatif ini,” tambahnya.
Siswa yang tidak disebutkan namanya itu, diskors selama tiga hari karena masih dibawah umur.
Salah seorang perempuan bernama Zeina, mengkalim dirinya adalah bibi dari siswa tersebut melalui unggahan di Instagramnya.
Dalam unggahannya itu, ia menuliskan informasi detail serta foto surat skorsing dari sekolah yang ditulis oleh Jacob Haley, selaku kepala sekolah Corona Del Mar Middle and High School.
Didalam surat itu, siswa SMP tersebut dituduh melanggar dua aturan pendidikan yang melarang siswa mengganggu dan mengancam siswa lain.
“Insiden yang menyebabkan skorsing sebagai berikut: (siswa tersebut) mengucapkan kata-kata yang mengancam kepada seorang siswa lain di kelas. Dia mengatakan ‘Bebaskan Palestina’,” jelasnya.
Zeina menulis di akun Instagram pribadinya, menyebut bahwa keponakannya yang berusia 13 tahun itu dipanggil ‘teroris’ oleh murid perempuan.
Kemudian, keponakannya itu membalas dengan kata-kata ‘Bebaskan Palestina’.
Zeina menambahkan bahwa bukan pertama kali keponakannya itu diusik di sekolahnya.
Baca Juga: Anime Tokyo Revengers Season 3 Episode 7 Kapan Tayang? Berikut Spoiler dan Cara Nonton Full HD
“Dua pekan lalu, dia diancam dengan komentar kebencian dan rasisme oleh dua siswa Israel. Siswa Israel tersebut mengatakan kepadanya agar kembali ke negaranya (Palestina) kemudian tertawa, mengatakan oh kasihan kamu tidak punya negara karena sedang dibom,” tulisnya.
Zeina juga mengatakan bahwa kakaknya melaporkan hal tersebut ke kepala sekolah.
Namun ia diminta agar berbicara langsung dengan dua siswa Israel tersebut.
Akan tetapi, dua siswa Israel itu tidak dihukum oleh pihak sekolah.***

















