BANTENRAYA.COM – Baru awal tahun 2026, warga Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, mengeluhkan sudah terkena banjir sebanyak 4 kali.
Cuaca ekstrem yang tak menentu membuat salah satu wilayah di Kota Cilegon terus-menerus terendam banjir.
Bahkan warga Cilegon terutama warga Cibeber mengeluh terkena banjir saat musim hujan tiba.
Padahal sebelumnya Pemkot Cilegon telah melakukan perbaikan TPT di sungai Cibeber untuk mengurangi banjir terjadi.
Warga Lingkungan Sambirata Cibeber Dadang mengaku telah lebih dari 10 tahun tinggal di Lingkungan Sambirata dan mengalami banjir.
Tetapi, kata dia, awal tahun 2026 ini sudah termasuk rutin banjirnya sebanyak 4 kali.
“Tinggal di sini (Sambirata) sudah lebih dari 10 tahun, ya sudah kena banjir terus. Apalagi tahun 2026 ini baru awal sudah kena banjir 4 kali,” ungkapnya kepada Banten Raya, Jumat 6 Maret 2026.
BACA JUGA : 150 KK di Sambirata Cibeber, Kota Cilegon Terendam Banjir Mulai Pukul 03.00 WIB
Ia menyampaikan, jika terjadi bencana banjir yang membuatnya lelah yakni merapihkan barang-barang rumanya seperti semula.
“Yang buat capek itu memang beres-beres dan rapihkan rumahnya, kalau ga gitu nanti barangnya kena banjir semua, bisa pada rusak,” terangnya.
Diketahui, air banjir di Lingkungan Sambirata Cibeber semakin naik dan masuk ke pemukiman sejak pukul 03.00 WIB saat sedang sahur.
“Dari sahur itu ga tenang karena airnya terus masuk ke rumah dan kita harus rapihkan barang-barang,” ujarnya.
Ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk dapat memperbaiki dan meninggikan tanggul di sungai Cibeber.
“Yang jelas sungai itu sudah ga bisa menampung debit air yang banyak, tanggulnya mohon ditinggikan lagi supaya ga masuk ke pemukiman warga,” pintanya.
Dari bencana banjir tersebut, terdapat 150 Kepala Keluarga (KK) di Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, yang terdampak. (***)















