BANTENRAYA.COM – Dari waktu sahur dini hari, sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) di Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, terendam banjir, Jumat 6 Maret 2026.
Sejak awal tahun 2026 ini cuaca ekstrem tak menentu terjadi di Kota Cilegon, hingga membuat beberapa lingkungan di Kota Cilegon terdampak banjir.
Salah satu wilayah yang menjadi langganan banjir yaitu di Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber.
Banjir kali ini terjadi disaat momen sahur justru warga Lingkungan Sambirata Cibeber justru sibuk merapihkan barang-barangnya supaya tak terendam banjir.
Terpantau di lapangan, banjir tak hanya merendam pemukiman rumah warga saja, tetapi sampai masuk ke dalam Masjid.
Ketua Rw 003 Lingkungan Sambirata Sulaeman mengatakan, telah terjadi hujan deras sejak pukul 01.00 WIB dan banjir mulai masuk ke rumah warga pukul 03.00 WIB.
BACA JUGA : Aplikasi Cilegon Juare Error, Warga Kesulitan Daftar Mudik Gratis 2026
“Dari sahur pukul 03.00 WIB itu air sudah mulai masuk rumah, dan makin naik pukul 04.00 WIB,” katanya kepada Banten Raya, Jumat 6 Maret 2026.
Pada bencana banjir hari ini Jumat 6 Maret 2026 terdapat 150 Kepala Keluarga (KK) di Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, yang terdampak.
“150 KK yang terdampak itu dari Rt 002 sampai Rt 006,” terangnya.
Lagi-lagi penyebab banjir terjadi karena dari luapan air sungai Cibeber, dan ditambah dengan air hujan intensitas tinggi.
“Sebelumnya itu sungai sudah diperbaiki Pemkot Cilegon, tapi tetap saja belum sekarang masih banjir, belum ada perubahan,” ujarnya.
Untuk warga yang rumahnya terendam banjir tinggi, maka telah dievakuasi ke Musholla terdekat.
BACA JUGA : Polres Cilegon Sediakan Kantong Parkir Untuk Pemudik Gratis 24 Jam
“Kalau yang di belakang itu pada dievakuasi dari pagi ke Musholla terdekat di sini, karena di belakang airnya tinggi banget,” tuturnya. (***)

















