BANTENRAYA.COM – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Lutfi Mujahidin melakukan kunjungan langsung ke Desa Bayah Timur, Kabupaten Lebak, untuk meninjau kondisi geografis wilayah yang terdampak potensi tanah retak.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut setelah sebelumnya BPBD Kabupaten Lebak melakukan peninjauan serupa.
Lutfi menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang dialami warga. Berdasarkan data dan rekomendasi Badan Geologi Bandung, Kabupaten Lebak memiliki persentase daerah rawan retakan yang cukup tinggi.
“BPBD Provinsi Banten meninjau langsung lokasi ini bertujuan untuk memetakan langkah tindak lanjut yang akan diambil oleh pemerintah daerah. Fokus utamanya adalah memastikan keamanan dan ketenangan warga agar tidak terus-menerus dibayangi rasa cemas, terutama saat cuaca ekstrem,” ujar Lutfi, Jumat (6/3/2026).
Dia menambahkan, Desa Bayah Timur masuk dalam klasifikasi Zona Kuning atau tingkat kerawanan sedang.
“Di Bayah Timur ini sebetulnya masuk Zona Kuning, artinya di tingkat sedang. Tapi tetap ada potensi ke arah sana (kerusakan/retakan parah). Tentunya ini jadi perhatian kita semua,” tegasnya.
BACA JUGA :Dua Truk Adu Kepala di Jalan Malingping-Bayah, Satu Pengemudi Tewas di TKP
Sementara itu, Kepala Desa Bayah Timur Rafik Rahmat Taufik mengapresiasi respons cepat BPBD Provinsi yang turun langsung ke lapangan.
Sebelumnya, BPBD Kabupaten Lebak juga sudah lebih dahulu turun meninjau lokasi tersebut.
“Alhamdulillah, setelah kemarin dikunjungi BPBD Kabupaten Lebak, hari ini langsung Kepala BPBD Provinsi datang ke Bayah Timur. Kami berharap ada solusi konkret untuk warga kami,” ungkap Rafik. (***)















