Ia menjelaskan, tenaga kesehatan yang bertugas di pos pelayanan kesehatan Merah Putih adalah dokter-dokter yang tergabung dalam relawan Kesehatan Indonesia Raya (Kesira).
“Kemudian kita bekerja sama dengan dinas-dinas kesehatan baik provinsi maupun dokter, sehingga nanti beberapa dokter akan bergilir setiap hari,” jelas Andra.
Ia menyebutkan, sudah ada enam pos pelayanan kesehatan Merah Putih dibangun di Provinsi Banten.
“Sudah ada enam pos seperti ini yang kita bangun Provinsi Banten di Kota Serang, Lebak, Tangsel, di Kota Tangerang dua, dan di Cengkareng,” sebut dia.
Andra menegaskan, pembangunan pos pelayanan kesehatan Merah Putih tidak menggunakan APBD maupun APBN.
“Ini murni dari masyarakat, karena pos ini sifatnya mendeteksi bukan mengobati. Yang mengobati itu di Puskesmas dan rumah sakit,” tegasnya. ***

















