BANTENRAYA.COM – Peraturan Walikota atau Perwal Program Umrah Gratis Pemkot Cilegon digeber.
Dalam perwal nantinya akan diatur berbagai persyaratan masyarakat yang berhak dalam program umrah gratis tersebut.
Program tersebut sendiri nantinya akan direalisasikan pada Juni 2026 mendatang.
Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat pada Sekretariat Daerah atau Setda Kota Cilegon Rahmatullah menjelaskan, finalisasi Perwal masih dilakukan, ada berapa poin tambahan yang akan disesuaikan.
“Insya Allah termin pertama direncanakan berangkat Juni. Sekarang Perwal-nya sudah disiapkan. Tinggal beberapa poin yang perlu ditambahkan atau disesuaikan,” katanya, Minggu 15 Februari 2026.
BACA JUGA: Silpa Banten Masih Rp5,17 Trililun, Namun Pemda Masih Nuntut Minta Transfer
Rahmatullah menyatakan, penetapan calon penerima umrah gratis melalui rekomendasi Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, tentu juga ada penekanan administrasi KTP Cilegon.
“Namun, soal lama domisili masih dalam pembahasan dan akan ditetapkan secara resmi melalui Perwal. Soal minimal domisili, apakah satu tahun, dua tahun, atau tiga tahun, nanti diputuskan di Perwal. Karena saat ini masih dalam proses di bagian hukum,” jelanya.
Rahmatullah menyatakan, Pemkot Cilegon telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,5 miliar yang akan dibagi menjadi dua termin keberangkatan.
“Masing-masing termin dialokasikan sekitar Rp750 juta, dengan termin kedua direncanakan sekitar Oktober atau November 2026,” ujarnya.
Terkait kuota, Rahmatulloh menyebut jumlah jemaah akan menyesuaikan dengan biaya dari pihak penyedia jasa perjalanan umrah.
BACA JUGA: DPRD Pandeglang Bahas Sengketa Lahan SDN Gerendong 1, Panggil Pemda dan Ahli Waris
“Kalau asumsi sementara sekitar 25 sampai 30 orang per termin, tergantung penyedia,” ujarnya.
Umrah gratis sendiri, imbuh Rahmatulloh, menyasar kepada masyarakat Kota Cilegon, khususnya tokoh agama, ustaz, serta warga berprestasi, seperti juara MTQ tingkat nasional atau warga yang telah mengharumkan nama Kota Cilegon.
“Ini adalah program penghargaan. Ada yang karena prestasi, ada tokoh agama, juga warga yang dinilai berjasa serta memberikan kontribusi bagi Kota Cilegon,” jelasnya.***


















