Kamis, 5 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 5 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Pemenang Tender Undur Diri, Pematangan Lahan Huntap Cigobang Tertunda Lagi

Aldi Setiawan Oleh: Aldi Setiawan
4 Februari 2026 | 19:39
Potret Huntara Cigobang sebelum dilakukan pembangunan huntap. (Pemkab Lebak)

Potret Huntara Cigobang sebelum dilakukan pembangunan huntap. (Pemkab Lebak)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Proses cut and fill atau pematangan lahan kawasan Hunian Tetap (Huntap) Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong bagi penyintas korban banjir bandang dan longsor Kabupaten Lebak tahun 2020 kembali tertunda.

Penyebabnya terjadi pada proses lelang proyek yang hingga kini tak juga selesai.

Informasi yang dihimpun, pemenang tender pematangan lahan disebut mengundurkan diri.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sendiri sebelumnya menargetkan lelang selesai akhir Januari 2026 dan proses pematangan dimulai pada 26 Januari 2026 kemarin.

“Kabarnya pemenang tender proyek pematangan lahan ini mengundurkan diri. Jadi prosesnya terus berlanjut, sementara di lapangan pematangan belum dimulai,” kata salah seorang warga Hunian Sementara (Huntara) Cigobang, Zaenudin dihubungi, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA: Pengusaha Lokal Minta Proyek Rp5 Triliun Tanpa Tender, Begini Reaksi Andra Soni dan Dimyati

Zaenuddin menyampaikan, kondisi ini membuat warga calon penghuni Huntap Cigobang harus kembali bersabar usai target dimulainya pematangan kembali molor. Mereka berharap proses pembangunan hunian bisa segera dimulai agar kehidupan pascabencana dapat segera pulih.

Zaenudin menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima warga juga, proses lelang ditargetkan paling lambat rampung pada rentang Kamis hingga Sabtu, 5-7 Februari 2026. Setelah itu, pekerjaan pembukaan lahan diharapkan bisa segera dimulai.

“Warga terus memantau perkembangan tersebut karena menyangkut kepastian tempat tinggal permanen bagi para penyintas bencana. Saya berharap tidak ada lagi penundaan yang berkepanjangan,” ucapnya.

Zaenudin juga menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp56 miliar dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan cair setelah Pemkab Lebak menyelesaikan proses pembukaan lahan Huntap.

“Karena itu, saya berharap pemerintah daerah benar-benar menepati komitmen yang telah disampaikan kepada warga. Kepastian waktu dinilai sangat penting agar warga tidak terus hidup dalam ketidakpastian,” tegasnya.

BACA JUGA: BUMDes Teluk Terate Ternak 12 Ribu Ikan Lele, Diklaim Sumbang Pendapatan Desa

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Sukanta, membenarkan bahwa pembukaan lahan Huntap Cigobang belum dimulai karena proses lelang perusahaan pelaksana masih berjalan.

Menurut Sukanta, tahapan administrasi tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum pekerjaan fisik di lapangan dapat dilakukan. Ia memastikan pemerintah daerah tetap berupaya mempercepat prosesnya.

“Betul, proses lelangnya masih berjalan. Setelah lelang selesai dan ada pemenangnya, maka pembukaan lahan Huntap Cigobang akan segera dilaksanakan,” kata Sukanta.

Ia menambahkan, seluruh tahapan pembangunan Huntap akan berjalan sesuai ketentuan setelah proses lelang rampung, dan pemerintah berkomitmen untuk mempercepat realisasi hunian tetap bagi warga terdampak bencana di Cigobang.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak, Halson Nainggolan, membenarkan bahwa pembukaan lahan Huntap Cigobang belum dimulai karena proses lelang masih berlangsung.

BACA JUGA: Cara Resmi Buka Usaha Bisnis Handphone Apple untuk Pemula, Praktis dan Mudah

Ia memastikan, seluruh tahapan pembangunan Huntap akan berjalan sesuai ketentuan setelah proses administrasi selesai, dan pemerintah daerah berkomitmen mempercepat realisasi hunian tetap bagi warga terdampak bencana di Cigobang.

“On proses pengadaan,” kata Halson singkat.

BACAJUGA:

Agenda rapat evaluasi dan pembinaan pencegahan korupsi yang diselenggarakan Pemprov Banten bersama KPK, Rabu, 4 Februari 2026. (Prokopim Setda Banten)

Sosialisasi Anti Korupsi di OPD Dinilai Belum Efektif, Skor Integritas Banten Rendah

5 Februari 2026 | 05:00
Direktur BPRS CM M Yoka Dhesthuraka memberikan penjelasan soal literasi keuangan sambil menyampaikan produk tabungan, Rabu, 4 Februari 2026. (Dok BPRSCM)

Dua Bulan, BPRSCM Buka 8.000 Rekening Baru

4 Februari 2026 | 22:13
Salah seorang petani sedang mengolah lahan sawah miliknya yang terendampak banjir di salah satu kecamatan di Kabupaten Serang, belum lama ini. (Andika/Bantenraya.com)

519 Hektare Tanaman Padi di Kabupaten Serang Gagal Panen

4 Februari 2026 | 21:33
Kepala Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin diwawancarai wartawan di Kota Serang. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Dinkes Kota Serang Klaim Virus Nipah Tak Masuk Ibukota Provinsi Banten

4 Februari 2026 | 21:24

Diketahui, Pemkab Lebak sendiri sebelumnya berencana melakukan pematangan lahan kawasan huntap Cigobang seluas 5,4 hektare dengan anggaran hampir Rp2,55 miliar.

Anggaran itu diambil dari Bantuan Tidak Terduga (BTT) APBD tahun 2026 Kabupaten Lebak yang digeser ke program Dinas Perkim.

Pematangan lahan sendiri merupakan tahap awal sebelum nantinya Pemerintah Pusat melakukan pembangunan Huntap bagi 221 KK yang sudah menunggu sejak tahun 2020 silam.***

Editor: Gillang Mubarok
Tags: Cigobanghuntaptender
Previous Post

Jenguk Korban Kecelakaan, Budi Rustandi: Biaya Perawatan Sepenuhnya Ditanggung Pemkot Serang

Next Post

Bonus Demografi Terancam Tak Optimal, Pengangguran Pemuda Banten Jadi Sorotan DPR RI

Related Posts

Agenda rapat evaluasi dan pembinaan pencegahan korupsi yang diselenggarakan Pemprov Banten bersama KPK, Rabu, 4 Februari 2026. (Prokopim Setda Banten)
Daerah

Sosialisasi Anti Korupsi di OPD Dinilai Belum Efektif, Skor Integritas Banten Rendah

5 Februari 2026 | 05:00
Direktur BPRS CM M Yoka Dhesthuraka memberikan penjelasan soal literasi keuangan sambil menyampaikan produk tabungan, Rabu, 4 Februari 2026. (Dok BPRSCM)
Daerah

Dua Bulan, BPRSCM Buka 8.000 Rekening Baru

4 Februari 2026 | 22:13
Salah seorang petani sedang mengolah lahan sawah miliknya yang terendampak banjir di salah satu kecamatan di Kabupaten Serang, belum lama ini. (Andika/Bantenraya.com)
Daerah

519 Hektare Tanaman Padi di Kabupaten Serang Gagal Panen

4 Februari 2026 | 21:33
Kepala Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin diwawancarai wartawan di Kota Serang. (Dokumentasi Bantenraya.com)
Daerah

Dinkes Kota Serang Klaim Virus Nipah Tak Masuk Ibukota Provinsi Banten

4 Februari 2026 | 21:24
Survei kabel udara oleh PLN untuk dipindahkan ke bawah tanah di sekitar jalan protokol Kota Cilegon pada Rabu, 4 Februari 2026. (Tia/Bantenraya.com)
Daerah

Kabel Udara di Jalan Protokol Kota Cilegon Bakal Dialihkan ke Bawah Tanah

4 Februari 2026 | 21:14
Anggota DPRD Kota Tangerang Dilaporkan ke BK Kasus Wanprestasi Jual Beli Lahan Rp 30 Juta
Daerah

Anggota DPRD Kota Tangerang Dilaporkan ke BK Kasus Wanprestasi Jual Beli Lahan Rp 30 Juta

4 Februari 2026 | 21:06
Load More

Popular

  • eselon II Pemkot Cilegon

    Daftar 14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon yang Dijamin Tak Kena Mutasi Gelombang I Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dilantik Walikota Cilegon Robinsar, Ini Nama 14 Pejabat Eselon II Terpilih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak Kecil yang Tertimpa Pembatas di Masjid Sudah Pulih, Sang Ibu Bantah Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gratiskan PBB-P2 dengan Nilai di Bawah Rp50.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi dan Mutasi Pejabat di Lebak Belum Jelas, ASN Mulai Resah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi 14 Pejabat Eselon II Kota Cilegon Bakal Dilantik, Bendahara Daerah Dikosongkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terdampak Perang Rusia dan Ukraina, Perusahaan di Kabupaten Serang Tutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beri Full Pelayanan, Pemkot Serang Siap Bentuk UPTD Royal Baroe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Twibbon Terbaru Hari Jadi Kabupaten Bulukumba 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Agenda rapat evaluasi dan pembinaan pencegahan korupsi yang diselenggarakan Pemprov Banten bersama KPK, Rabu, 4 Februari 2026. (Prokopim Setda Banten)

Sosialisasi Anti Korupsi di OPD Dinilai Belum Efektif, Skor Integritas Banten Rendah

5 Februari 2026 | 05:00
Marketing Manager Swiss-Belexpress Cilegon Destia Dwi Jayanti berada di area yang dijadikan tempat berbuka puasa di Swiss-Belexpress Cilegon.

Swiss Belexpress Cilegon Siapkan Paket Iftar Bersama dengan Nuansa Banten

5 Februari 2026 | 04:30
Direktur BPRS CM M Yoka Dhesthuraka memberikan penjelasan soal literasi keuangan sambil menyampaikan produk tabungan, Rabu, 4 Februari 2026. (Dok BPRSCM)

Dua Bulan, BPRSCM Buka 8.000 Rekening Baru

4 Februari 2026 | 22:13
Tim SAR tengah melakukan pencarian terhadap 1 orang korban longsor tambang bijih timah di Desa Pemali Bangka, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu, 4 Februari 2026. (Basarnas)

11 Warga Banten Jadi Korban Tanah Longsor Tambang Biji Timah di Bangka

4 Februari 2026 | 22:05

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda