BANTENRAYA.COM – Intensitas curah hujan disertai angin yang menerjang Kabupaten Pandeglang, menyebabkan bencana angin puting beliung.
Puluhan rumah warga Kampung Kadu Aceng, Desa Ciodeng, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, diterjang angin puting beliung.
Akibat peristiwa itu, sebagian rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap, hingga sebagian rumah rusak berat terdampak pohon tumbang.
BACA JUGA: KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Terganggu, Penumpang Telat Interview hingga Tak Absen Kerja
“Kejadiannya mah siang kemarin. Saya kan lagi tidur. Dibangunin sama ibu, katanya ada angin puting beliung. Pas di cek benar,” kata Usep, warga Kampung Kadu Aceng.
Dia menyebut, rumahnya selamat. Namun menyebabkan bagian atap rumah mengalami kerusakan.
“Alhamdulillah gak apa-apa, cuman genting rumah yang terbawa terbang,” ujarnya.
Plt Camat Sindangresmi, Muklis Arifin membenarkan, puluhan rumah warga menjadi korban terdampak angin puting beliung.
Rumah korban yang terdampak sedang dilakukan pendataan.
“Totalnya ada 22 unit rumah yang terkena angin puting beliung, tapi yang rusak berat ada 8 unit rumah karena tertimpa pohon tumbang, dan sebagian rumah rusak di bagian genting,” terangnya.
Kata Muklis, pemilik rumah dibantu warga, petugas kebencanaan, hingga personel TNI dan Polri, tengah memperbaiki rumah warga terdampak angin puting beliung.
“Kami sudah melakukan gotong royong untuk menebang pohon yang ambruk sama rumah yang rusak,” katanya.
Dijelaskannya, bencana angin puting beliung disebabkan oleh hujan disertai angin. Pemerintah daerah sudah menyalurkan bantuan logistik kepada korban.
Diharapkan bantuan yang diberikan dapat membantu kebutuhan korban. “Kejadiannya pas hujan. Bantuan logistik sudah disalurkan,” jelasnya. ***



















