BANTENRAYA.COM — Provinsi Banten kembali berada dalam bayang-bayang cuaca ekstrem dan hujan.
Dalam tiga hari terakhir, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat mengguyur sejumlah wilayah dan memicu kekhawatiran akan potensi bencana hidrometeorologi.
Data Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II mencatat curah hujan sangat tinggi, dengan intensitas mencapai 103 milimeter per hari di Kabupaten Serang, 139 milimeter per hari di Kabupaten Pandeglang, serta 130 milimeter per hari di Kabupaten Serang.
Lonjakan curah hujan tersebut bukan tanpa sebab. Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto, menjelaskan, dinamika atmosfer dalam beberapa hari terakhir menunjukkan kondisi yang tidak bersahabat.
Angin Monsun Asia terpantau lebih kuat dari kondisi normal, sementara daerah tekanan rendah di Samudra Hindia selatan Jawa Timur membentuk area konvergensi yang berdampak langsung ke wilayah Banten.
Situasi ini diperparah oleh kelembapan udara yang tinggi dan atmosfer yang relatif labil, sehingga mendukung terbentuknya awan-awan hujan dengan skala lokal yang intens.
Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat potensi cuaca buruk belum akan mereda dalam waktu dekat.
BACA JUGA : Banjir Masih Mengancam Banten, BMKG Prediksi Hujan Berlanjut hingga 18 Januari
BBMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi pada periode 13 hingga 18 Januari 2026.
Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi Kabupaten Pandeglang bagian barat dan selatan, Kabupaten Lebak bagian selatan, Kabupaten Serang bagian barat dan timur, Kota Serang, serta Kabupaten Tangerang bagian barat dan utara.
Selain hujan lebat, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi angin kencang yang dapat menyertai.
Hartanto menegaskan pentingnya kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang dinamis ini.
“Menghadapi potensi cuaca tersebut, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memantau informasi resmi melalui aplikasi InfoBMKG dan kanal media sosial @bmkgwilayah2 agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem,” ujarnya.
Dengan intensitas hujan yang terus meningkat dan prakiraan cuaca yang masih mengkhawatirkan, BMKG meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersiap menghadapi kemungkinan dampak lanjutan, mulai dari genangan hingga bencana yang lebih serius. (***)















