BANTENRAYA.COM – Warga Lingkungan Sambirata dan Sambilawang, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon megeluhkan soal mereka yang kerap menjadi korban banjir.
Waga di Kelurahan Cibeber itu sudah 20 tahun rumahnya selalu terkena dampak dari bencana banjir, tak terkecuali di tahun ini.
Diketahui, baru 2 minggu di 2026 Lingkungan Sambirata dan Sambilawang langsung kena banjir usai diguyur hujan terus menerus.
BACA JUGA: Ramadhan 2026 Mulai Tanggal Berapa? Cek Kalender Muhammadiyah dan SKB 3 Menteri
Maryunah, warga Lingkungan Sambilawang mengatakan, dirinya sangat sedih dalam 2 minggu terakhir ini dirinya telah mengalami banjir selama 2 kali.
Bahkan, belum rampung kediamannya dibersihkan pasca banjir pekan lalu, kini sudah kembali menjadi yang terdampak sejak Minggu 11 Januari 2026 kemarin.
“Sekarang rutin banjirnya, apalagi awal tahun ini udah 2 kali banjir. Sedih selalu kena banjir, belum selesai beres-beres rumahnya, sudah banjir lagi,” katanya kepada Bantenraya.com, Senin 12 Januari 2026.
BACA JUGA: Beasiswa S1 NUS Singapura, Jalan Prestisius Siswa Indonesia ke Kampus Top Asia
Menurutnya, sejak 2025 banjir di lingkungannya semakin parah bahkan hingga masuk ke pemukiman dalam jangka waktu yang lama.
“Meluapnya itu dari sungai, tapi dulu banjir lama itu biasanya di jalan aja. Sekarang banjir masuk ke rumah warga juga lama surutnya,” terangnya.
Selama terkena banjir, dirinya selalu mengungsi ke rumah saudara yang tak jauh dari tempat tinggalnya.
Setiap kebanjiran, ia mengaku pasrah dengan barang-barangnya yang beberapa sudah tak bisa ditolong.
“Kayak sanyo air itu kerendem, kulkas, Tv, motor, itu pada rusak karena airnya juga tinggi,” ujarnya.
Bahkan ia tak mengetahui penyebab pastinya kenapa rumahnya selalu terkena bencana banjir selama 25 tahun.
“Sudah takdir apa ya kena banjir terus begini? saya juga bingung selalu kena banjir, bersih-bersihnya capek,” ungkapnya.















