BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Serang berkomitmen mendukung percepatan pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP di Kabupaten Serang.
Dalam pembangunan itu, Pemkab Serang berkolaborasi dengan Kodim 0602/Serang dan Kodim 0623/Cilegon.
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 20 gerai dan pergudangan KDMP yang sudah dibangun oleh Kodim dari target 50 KDMP yang akan dibangun.
“Sekarang secara bertahap lagi dicek berkas kepemilikan tanahnya,” ujarnya di aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Rabu 7 Januari 2026.
Untuk tanah yang dokumen kepemilikannya sudah tidak ada masalah akan dipinjam pakai untuk pembangunan fasilitas KDMP, sedangkan untuk pembiayaannya dari Daya Anagata Nusantara (Danantara).
BACA JUGA: Koperasi Gemah Ripah Milik Pemkab Serang Dibubarkan, Simpanan Wajib Anggota Lenyap
“Satu titik KDMP itu anggarannya kurang lebih Rp1 miliar. Lahan yang dibutuhkan untuk membangun gerai dan pergudangan minimal 600 meter persegi,” katanya.
Ia mengimbau kepada para kepala desa untuk menginventarisasi apakah di wilayahnya ada tanah-tanah bengkok yang bisa digunakan untuk pembangunan gerai dan pergudangan KDMP.
“Tentu lokasinya yang bisa diakses oleh masyarakat. Yang harus ada dalam KDMP itu pertokoan, pergudangan, dan perkantorannya,” paparnya.
Lebih lanjut Najib mengungkapkan, saat ini KDMP di Kabupaten Serang yang sudah beroperasi sekitar 10, salah satunya KDMP Ranjeng, Kecamatan Ciruas.
“Untuk KDMP yang sampai saat ini belum berjalan dikarenakan belum memiliki modal dan tempat usaha, karena kan bukan hanya menjual sembako tapi ekspektasi masyarakat terhadap KDMP tinggi temasuk simpan pinjang,” tuturnya.
BACA JUGA: Pengawas dan Pengurus Koperasi Simpan Pinjam Wajib UKK, Dinkop UKM Kota Cilegon Siap Fasilitasi
Najib berharap, 50 KDMP yang akan dibangun tersebut bisa terealiasi seluruhnya pada tahun 2026 ini sehingga lebih banyak lagi KDMP yang bisa beroperasi.
“Saat ini pembanbunan dibiayai Danantara, tapi nanti skema perhitungannya dari pemerintah pusat, yang penting sekarang kita menyiapkan lahannya,” katanya.***















