BANTENRAYA.COM – Dalam upaya mengedukasi cyberbullying sejak dini, sebanyak 320 siswa SDI Al-Azhar 40 Cilegon menonton bareng film Cyberbullying di bioskop XXI Ramayana Cilegon pada Rabu, 7 Januari 2026.
Kegiatan nonton bareng atau nobar bersama 320 siswa beserta 12 guru SDI Al Azhar 40 Cilegon dan 22 pendamping Jamiyyah SDI Al Azhar 40 Cilegon, dengan menyewa 2 studio bioskop.
Nobar tersebut dikhususkan untuk murid kelas 3, 4, 5 dan 6 sebagai salah satu upaya pencegahan cyberbullying sejak dini.
Melalui penayangan film, anak-anak dapat mempelajari tentang cyberbullying melalui visual yang ditayangkan dalam bentuk film.
BACA JUGA: Beasiswa AFS Global STEM 2026 Buka Peluang Pelajar Indonesia Belajar Gratis ke Empat Negara
Kepala SDI Al Azhar 40 Cilegon Ridwan Arifin mengatakan, program ini untuk membuka mata dan hati terhadap isu krusial yang mengintai generasi digital tentang cyberbullying.
“Ini perlu diajarkan sejak dini supaya anak-anak belajar sejak dini tentang cyberbullying,” katanya kepada Banten Raya, Rabu 7 Januari 2026.
Usai melakukan menonton bareng di bioskop, langsung menandatangani deklarasi anti bullying sebagai bentuk dukungan anti bullying dan kekerasan dilingkungan sekolah.
“Dari murid, guru, dan juga Jamiyyah, kita langsung melakukan deklarasi penandatanganan anti bullying dan kekerasan di SDI Al-Azhar 40 Cilegon,” ungkapnya.
BACA JUGA: Truk Tambang Bebas Lalu Lalang Lagi, Mahasiswa Desak Pemkab Serang Lakukan Pengawasan Ketat
Dengan menonton film tersebut diharapkan, para murid dapat memahami bentuk-bentuk cyberbullying dalam bentuk visual.
Menurutnya, cyberbullying perlu diberikan edukasi kepada anak-anak dikarenakan dapat merusak diri sendiri.
Di era yang semakin canggih saat ini, setiap orang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dapat menggunakan media sosial dengan bijak.
“Jari kita memiliki kekuatan, mari kita gunakan untuk menyebarkan kebaikan, bukan kepedihan. Mari kita stop Cyberbullying terutama di kalangan sekolah,” ajaknya.
BACA JUGA: Program Pertukaran Pelajar ke Luar Negeri Gratis, Siswa SMA Sederajat Silakan Daftar
Sementara itu, Ketua Jamiyyah Desty Setyowati menyampaikan, film Cyberbullying juga dapat memberikan edukasi terkait pencegahannya supaya tak ditiru oleh anak-anak.
Melalui tayangan film tentang Cyberbullying tersebut para siswa diharapkan kedepannya tak membeda-bedakan satu sama lain untuk tidak saling menyakiti.
“Mari bersatu, jadilah pelindung bagi mereka yang lemah, dan tunjukkan bahwa sekolah/lingkungan kita adalah rumah yang nyaman untuk semua,” harapnya.
Jamiyyah beserta guru-guru SDI Al-Azhar 40 Cilegon membuat program tersebut dalam bentuk kepedulian edukasi kepada anak-anak.
“Alhamdulillah ini menjadi salah satu bentuk edukasi dari guru-guru dan Jamiyyah SDI Al-Azhar 40 Cilegon dalam mengedukasi kepada anak-anak,” pungkasnya.***

















