BANTENRAYA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Cilegon memastikan alat kebencanaan tersedia dan aman digunakan untuk menangani bencana di Kota Cilegon.
Memasuki musim hujan, BPBD KOta Cilegon mengimbau masyarakat perlu lebih berhati-hati saat bepergian keluar rumah dan menjaga kodisi kesehatan tubuh.
BPBD Kota Cilegon juga telah mengambil langkah khusus untuk mengantisipasi pencegahan banjir di Kota Baja.
BACA JUGA: Buntut Kisruh Pelantikan KNPI, IMC Tabur Uang di Halaman Kantor Walikota Cilegon
Kepala BPBD Kota Cilegon Suhendi mengatakan, dalam mengantisipasi bencana diperlukan juga alat kebencanaan yang memadai.
Kata dia, jika alat kebencanaan tak memadai maka tak dapat melakukan penanganan saat terjadi bencana.
“Alhamdulillah masih aman alat-alatnya, kami memaksimalkan alat yang dimiliki saat ini,” kata Suhendi kepada Bantenraya.com, Senin 8 Desember 2025.
BACA JUGA: Melihat Kolam Air Panas di Kecamatan Mancak, Tidak Pernah Surut hingga Mampu Hilangkan Gatal-gatal
Berdasarkan data BPBD Kota Cilegon, berikut sejumlah peralat yang tersedia dan siap dipakai seperti perahu karet 4 unit, perahu fiber 2 unit, perahu fiber 2 unit, chainsaw (senso) 16 unit, pelampung 15 unit.
Alkon (pompa penyedot air) 6 unit, tenda pengungsi 2 unit, motor perahu 3 unit, dan dayung 12 unit.
“Selama 2025 ini seluruh alat kebencanaan dipastikan masih aman digunakan,” lanjutnya.
Masuk musim hujan seperti saat ini, pihaknya juga terus meningkatkan antisipasi kebencanaan di Kota Cilegon.
Personel BPBD Kota Cilegon lebih siaga, menyiapkan peralatan, memperbarui informasi dari BMKG tentang prakiraan cuaca kepada masyarakat.
“Kami terus meningkatkan koordinasi dengan stakeholder lain, menyiapkan surat Edaran Walikota untuk Camat dan Lurah agar siap siaga dalam mengantisipasi bencana Hidrometerologi,” terangnya.















